Pengemudi mobil listrik kerap memaksakan waktu istirahat menunggu sampai baterai mulai lemah. Padahal, antara kesehatan pengemudi dan kendaraan, merupakan dua hal yang berbeda. Dalam hal ini pengendara wajib istirahat tiap 2 jam perjalanan, sementara pengisian daya mobil listrik memang sebaiknya dilakukan bila sudah mencapai batas tertentu. Jayan Sentanuhady, Dosen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM) mengatakan pengisian daya mobil listrik sebaiknya dilakukan bila levelnya mencapai rentang 20-30 persen. “Jangan terlalu sering mengisi daya, misal masih 60 persen maka tak perlu ngecas meski pengemudi perlu istirahat di rest area,” ucap Jayan kepada KOMPAS.com, Senin (16/3/2026). Hal ini berkaitan dengan siklus hidup baterai, bahwa baterai memiliki siklus hidup terbatas yakni sekitar 4.000 sampai 5.000 siklus atau pengisian. “Bila daya baterai belum optimal digunakan, atau sering dicas padahal belum lemah, maka komponen akan menjadi bakal cepat rusak,” ucap Jayan. Astra Infra mempersiapkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di seluruh rest area sepanjang ruas Cipali dan Tangerang-Merak sebagai langkah mitigasi kemacetan di titik-titik lelah. Sementara itu, Marcell Kurniawan, Training Director Real Driving Centre (RDC) mengatakan mengatakan istirahat tak pandang apa jenis mobil yang digunakan. “Baik mobil listrik (BEV) atau pun mobil konvensional (ICE) pengendara perlu untuk beristirahat setiap 2 jam sekali, di 2 jam ke 2 wajib power nap, dan batas maksimal mengemudi dalam sehari hanya 8 jam,” ucap Marcell kepada KOMPAS.com, Senin (16/3/2026). Bila durasi mengemudi kemungkinan bisa lebih dari 8 jam, maka harus ada pengemudi pengganti agar perjalanan tetap lancar dan aman. Sehingga, ada kemungkinan pengemudi perlu masuk rest area sekadar untuk istirahat, tak harus mengisi daya mobil listrik. Jangan sampai memaksakan mengemudi hingga baterai mobil listrik 30 persen, baru mencari rest area untuk istirahat. Karena patokan waktu istirahat pengemudi bukan level baterai pada mobil listrik. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang