Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi memperkenalkan inovasi terbarunya, yakni Surat Izin Mengemudi (SIM) digital. Lalu, kapan SIM digital mulai diberlakukan di masyarakat? Peluncuran SIM digital dilakukan bertepatan dengan pelaksanaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Korlantas Polri di Kompleks STIK Polri, Jakarta, Jumat (22/5/2026). Kehadiran terobosan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kemudahan bagi para pengemudi, sekaligus mendukung ekosistem smart mobility yang sedang digalakkan pemerintah. Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri Brigjen Pol Wibowo mengungkapkan, digitalisasi SIM merupakan bagian dari upaya transformasi pelayanan publik berbasis teknologi yang tengah dikembangkan secara nasional. Kendati demikian, penerapan penuh di lapangan masih membutuhkan waktu koordinasi interinstitusional. Ilustrasi SIM digital "Sementara kita sedang memperkuat regulasinya, karena ada beberapa Subdit (Sub Direktorat) yang harus saya libatkan," ujar Wibowo, kepada Kompas.com, saat ditemui di Jakarta, belum lama ini. Penyelarasan regulasi ini dinilai krusial agar tidak memicu kebingungan bagi personel di lapangan saat melakukan pemeriksaan. Pasalnya, aspek legalitas dokumen digital harus memiliki payung hukum yang kuat dan seragam di seluruh wilayah hukum Indonesia. "Seperti Gakkum (Penegakan Hukum), terkait dengan penindakan pelanggaran lalu lintasnya. Ini harus kita samakan dulu," kata Wibowo. Ilustrasi SIM Digital Wibowo menambahkan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan rapat dengan beberapa Subdit terkait. Langkah konsolidasi internal ini dilakukan guna memastikan bahwa sistem tilang elektronik maupun konvensional dapat mengenali dan memproses SIM digital dengan valid. Rencananya, SIM digital akan mulai berlaku di bulan Juni 2026. Meski target pemberlakuan terhitung sangat dekat, Korlantas Polri memastikan seluruh infrastruktur pendukung akan dioptimalkan secara bertahap. Masyarakat pun diimbau untuk bersabar menanti kesiapan sistem secara menyeluruh agar transisi dari kartu fisik ke digital berjalan mulus. "Kan baru launching. Ada piranti-piranti lunak dan ada kelengkapan-kelengkapan administrasi yang harus disiapkan," ujarnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang