Berdasarkan data Kementerian Perhubungan (Kemenhub), mudik menggunakan mobil pribadi masih menjadi pilihan favorit pada Lebaran 2026. Karena itu, lonjakan volume lalu lintas juga diprediksi akan terjadi. Seperti diketahui, mudik menggunakan mobil pribadi memang lebih fleksibel. Namun demikian, dibutuhkan persiapan yang matang agar perjalanan menuju kampung halaman bisa dilalui tanpa hambatan. Bicara soal persiapan mudik menggunakan mobil, tak sekadar melakukan pengecekan serta perawatan, tetapi ada juga beberapa hal penting lain yang kerap diabaikan. Salah satunya soal peralatan yang menjadi perlengkapan standar seperti perkakas atau toolkit. Penting disadari, perjalanan lintas provinsi hingga ratusan bahkan ribuan kilometer bukan hanya soal stamina pengemudi, tetapi juga daya tahan komponen kendaraan. Toolkit perkakas mobil Novitasari, Brand Marketing Manager Tekiro Tools mengatakan, guncangan terus-menerus dan suhu mesin yang tinggi, sering kali memicu kendala kecil yang tak terduga, seperti baut klem selang radiator yang melonggar hingga terminal aki yang kotor akibat getaran berlebih. Masalah tersebut bisa menjadi besar dan menghambat perjalanan jika tidak siap dengan peralatan yang tepat di dalam bagasi mobil. “Di jalur mudik, kondisi darurat tidak bisa diprediksi, namun pencegahan bisa dipersiapkan. Gunakan perkakas yang memenuhi standar profesional dan industri untuk melakukan pengecekan mandiri. Karena saat menangani kendaraan sendiri, presisi alat menentukan keamanan komponen mobil," ucapnya, Rabu (11/3/2026). Penggunaan toolkit kini menjadi kebutuhan standar bagi pengemudi. Agar lebih ringkas, Tekiro memiliki produk berisi berbagai ukuran kunci yang telah dikemas dalam satu set sehingga mudah digunakan ketika dibutuhkan. Ilustrasi aki mobil Dalam satu koper yang terorganisir, pengemudi sudah mendapatkan hampir seluruh kebutuhan perbaikan kendaraan, mulai dari mata sok hingga berbagai tipe obeng. Masalah Aki Terminal aki yang kendur akibat getaran atau berkerak menjadi salah satu masalah yang sering membuat mobil tiba-tiba mogok dalam perjalanan. Penanganan darurat seperti pengencangan baut bisa dilakukan jika tersedia perkakas seperti kunci pas 10 mm atau 12 mm agar sistem kelistrikan kembali stabil. Demikian juga saat menghadapi rembesan air pada sambungan selang, pengencangan klem menggunakan obeng plus atau kunci sok ukuran kecil dapat mencegah mesin mengalami overheat. Roda Tak kalah penting adalah kondisi ban. Sebagai satu-satunya komponen yang bersentuhan langsung dengan jalan, pengguna mobil wajib melakukan pengecekan menyeluruh terkait kondisinya. Selain itu, pastikan baut roda terkunci dengan sempurna. Pengecekan roda menggunakan toolkit Biasanya masalah yang sering terjadi adalah munculnya getaran atau bunyi tidak wajar pada setir. Untuk itu diperlukan pengecekan kekencangan baut roda dengan kunci roda L atau kunci momen sebelum berangkat dan setiap kali beristirahat di rest area. Busi Berikutnya, busi yang kotor juga bisa menjadi penghambat perjalanan, bahkan dapat menyebabkan konsumsi BBM menjadi boros dan mesin terasa pincang. Saat menanjak, tarikan mesin biasanya terasa berat atau tersendat. Langkah penanganannya bisa dilakukan dengan membuka busi dan mengecek warna pada bagian ujungnya. Jika hitam pekat, bersihkan dengan sikat kawat halus. Jika sudah aus, ganti dengan yang baru. Gunakan kunci busi khusus seperti produk Tekiro yang telah dilengkapi magnet atau karet penahan internal, sehingga busi tidak jatuh atau pecah keramiknya saat diangkat dari lubang mesin. Cek busi mobil Selain itu, setelah kendaraan terpapar hujan deras atau melewati jalan berlumpur, melumasi bagian logam secara rutin dengan cairan pelumas seperti Rexco 50 Multipurpose Lubricant dapat membantu menjaga performa kendaraan tetap optimal dan bebas korosi. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang