Tuas transmisi manual Meski mobil otomatis dan kendaraan listrik (EV) semakin populer di seluruh dunia, transmisi manual atau stick shift masih memiliki penggemar setia di beberapa negara. Faktor harga, budaya berkendara, dan preferensi pengemudi membuat kendaraan bertransmisi manual tetap diminati, terutama di pasar mobil entry-level dan kompak. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Pedal kopling transmisi manual Berikut VIVA rangkum dari SlashGear Senin, 16 Februari 2026, daftar negara yang masih gemar menggunakan mobil manual ketimbang matic.China – Manual Masih Banyak DigunakanDi China, meski menjadi salah satu pasar kendaraan listrik terbesar, mobil bertransmisi manual tetap populer, terutama di wilayah pedesaan dan kendaraan lokal. Sekitar 40 persen mobil yang terjual masih manual, karena harganya lebih murah dan perawatannya lebih sederhana dibanding versi otomatis.Italia – Tradisi Berkendara dan EfisiensiDi Eropa, Italia tetap mempertahankan budaya berkendara dengan transmisi manual. Banyak mobil kecil dan kompak yang ditawarkan dengan gigi manual karena biaya produksi lebih rendah dan konsumsi bahan bakar lebih efisien.Pengemudi di sana juga menyukai kontrol penuh saat mengendarai mobil manual, terutama di kota dengan jalan sempit dan berkelok.India – Harga dan Ketersediaan MenentukanDi India, transmisi manual mendominasi sebagian besar pasar mobil baru, meski penjualan mobil otomatis meningkat. Mobil manual sekitar $900 lebih murah dibanding versi otomatis, sehingga menjadi pilihan populer bagi konsumen dengan anggaran terbatas.Afrika Selatan – Pilihan Utama Mobil KecilDi Afrika Selatan, hampir setengah mobil baru yang dijual menggunakan transmisi manual, khususnya pada model hatchback dan mobil perkotaan. Mobil manual lebih terjangkau, hemat bahan bakar, dan mudah dirawat, membuatnya tetap diminati di kalangan pengemudi sehari-hari.Brasil dan Argentina – Dominasi di Amerika LatinDi Brasil dan Argentina, lebih dari 60 persen mobil di jalan masih manual, terutama model lokal seperti Fiat dan kendaraan kompak lainnya. Biaya produksi rendah dan harga jual yang kompetitif menjadi faktor utama, selain budaya berkendara yang sudah terbiasa dengan stick shift.Transmisi manual memang semakin jarang, tetapi tetap relevan di beberapa negara seperti China, Italia, India, Afrika Selatan, Brasil, dan Argentina. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA transmisi manual mobil / autofreaks.comFaktor ekonomi, budaya, dan preferensi pengemudi membuat mobil manual tetap diminati, meski tren global bergerak ke arah kendaraan otomatis dan listrik.