Seiringa dengan perkembangan, head unit berbasis Android kini semakin populer karena menawarkan fitur layaknya tablet, mulai dari navigasi hingga streaming video. Namun, tidak sedikit pemilik mobil yang justru memperlakukannya seperti smartphone, dengan mengunduh berbagai aplikasi tanpa mempertimbangkan kemampuan perangkat. Padahal, kebiasaan ini bisa berdampak pada performa hingga usia pakai head unit itu sendiri. Menurut Ricky, pemilik gerai Vitur Audio di BSD Tangerang, banyak konsumen datang dengan keluhan head unit lemot, sering hang, atau restart sendiri setelah beberapa bulan pemakaian. Head unit Citroen E-C3 “Head unit itu bukan HP. RAM dan prosesornya terbatas. Kalau dipasang terlalu banyak aplikasi, apalagi yang jalan di background, sistem jadi berat dan cepat panas,” kata Ricky kepada Kompas.com, Minggu (22/2/2026). Ricky menjelaskan, sebagian besar head unit aftermarket masih menggunakan RAM 2GB atau 4GB dengan kapasitas penyimpanan terbatas. Ketika memori hampir penuh, sistem akan bekerja lebih keras untuk membaca dan menulis data. Kondisi ini membuat suhu perangkat meningkat dan berpotensi memicu overheat. Selain itu, terlalu banyak aplikasi juga memperlambat proses booting saat mobil dinyalakan. Beberapa aplikasi aktif otomatis di latar belakang, sehingga waktu startup menjadi lebih lama. Dampaknya, fitur penting seperti kamera mundur atau navigasi bisa mengalami jeda saat pertama kali digunakan. Ilustrasi head unit mobil “Sering juga GPS jadi patah-patah atau kamera mundur delay karena sistemnya kepenuhan. Itu bahaya kalau lagi parkir atau manuver sempit,” ujar Ricky. Untuk mencegah masalah tersebut, Ricky menyarankan pemilik mobil hanya menginstal aplikasi yang benar-benar dibutuhkan, seperti navigasi dan pemutar musik. Hindari mengunduh gim, aplikasi streaming berat, atau aplikasi ganda dengan fungsi serupa. Selain itu, pastikan ruang penyimpanan tersisa minimal 30 persen agar sistem tetap stabil. Langkah lain yang bisa dilakukan adalah mematikan fitur auto-start pada aplikasi tertentu serta melakukan restart head unit secara berkala. Jika ingin menjalankan aplikasi berat seperti streaming video, sebaiknya gunakan smartphone dan sambungkan melalui Android Auto atau Apple CarPlay agar beban kerja head unit tidak berlebihan. Pilihan head unit di IIMS 2024 Dengan penggunaan yang lebih bijak, head unit bisa bekerja optimal tanpa mudah panas atau lemot. Pada akhirnya, perangkat hiburan di mobil pun tetap awet dan nyaman digunakan dalam jangka panjang. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang