Penambahan kamera mundur kini menjadi salah satu aksesori favorit pemilik mobil, terutama untuk meningkatkan visibilitas saat parkir. Namun, jika proses instalasi kurang tepat, bisa berdampak langsung pada kinerja head unit, bahkan memicu gangguan sistem kelistrikan di dalam kendaraan. Menurut Ricky, pemilik Vitur Aksesoris dan Audio Mobil di Tangerang, banyak kasus head unit bermasalah bukan karena kualitas perangkatnya, melainkan karena kesalahan pemasangan kamera mundur. “Seringnya, instalasi-nya asal ambil arus dari lampu mundur tanpa dicek dulu kestabilan tegangannya. Kalau grounding-nya juga tidak rapi, head unit bisa kedip-kedip, gambar noise, bahkan restart sendiri,” kata Ricky kepada Kompas.com, Minggu (22/2/2026). Ia menjelaskan, kamera mundur bekerja dengan memanfaatkan arus listrik dari sistem kendaraan. Jika sambungan kabel tidak presisi atau menggunakan konektor seadanya, arus yang masuk ke head unit bisa tidak stabil. Kondisi ini dalam jangka panjang berpotensi merusak modul video input pada perangkat. Selain itu, kesalahan lain yang kerap terjadi adalah pemasangan kabel video yang terlalu berdekatan dengan kabel arus besar, seperti jalur power amplifier. Hal tersebut bisa memicu interferensi atau gangguan sinyal, sehingga tampilan kamera menjadi bergaris, berbayang, bahkan tiba-tiba blank screen. Ilustrasi head unit mobil. “Banyak yang mengira kalau layar tiba-tiba hitam itu head unit-nya rusak. Padahal seringnya yang masalah jalur kabel kamera yang terganggu atau konektor-nya longgar,” ujar Ricky. Ricky juga mengingatkan pentingnya memastikan sistem kompatibel, terutama pada head unit berbasis Android yang memiliki konfigurasi berbeda-beda. Salah pengaturan pada kabel trigger atau reverse detection bisa membuat sistem tidak otomatis berpindah ke mode kamera saat tuas transmisi dimasukkan ke posisi mundur. “Kalau kabel trigger salah pasang, head unit tidak akan membaca sinyal mundur. Akhirnya kamera tidak muncul atau malah sistem jadi error,” ucapnya. Tak kalah penting, kualitas soket dan isolasi kabel juga harus diperhatikan. Kabel yang terbuka atau hanya dililit isolasi seadanya rentan menyebabkan korsleting, apalagi jika terkena air saat mobil dicuci atau saat hujan deras. Karena itu, ia menyarankan pemasangan dilakukan oleh teknisi berpengalaman dengan standar instalasi yang jelas. Dengan instalasi yang tepat, kamera mundur tidak hanya berfungsi optimal, tetapi juga tidak mengganggu performa head unit maupun sistem kelistrikan mobil secara keseluruhan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang