Honda mengklaim mempertahankan pangsa pasar di Jawa Tengah. Porsi motor matik, masih menyumbangkan angka penjualan terbesar. Budi Yanto, Region Head Astra Motor Jawa Tengah, mengatakan, saat ini sembilan dari 10 sepeda motor yang terjual di Jawa Tengah merupakan merek Honda. “Masih sama seperti sekarang. Saat ini, sembilan dari 10 motor yang terjual di Jawa Tengah,” ujar Budi di Semarang, Jumat (9/10/2026). Klaim tersebut menunjukkan dominasi Honda di pasar sepeda motor wilayah Jawa Tengah masih kuat. Ilustrasi diler motor Honda di Jakarta yang memajang motor baru Sebagai pembanding, pada 2024, penjualan sepeda motor di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah mencapai 450.000 unit, dengan Honda menguasai sekitar delapan dari setiap 10 motor yang terjual. Motor Matik Motor matik menjadi pilihan utama konsumen di Jawa Tengah. Kresna Murti Dewanto, Marketing Manager Astra Motor Jawa Tengah, mengatakan, kontribusi motor matik di atas 95 persen. “Kalau motor matik, porsinya sudah hampir 97 persen,” kata Kresna. Dominasi tersebut sejalan dengan beragamnya pilihan motor matik Honda, mulai dari model untuk kebutuhan harian hingga skutik dengan kapasitas mesin lebih besar. Ilustrasi diler motor Honda di Jakarta yang memajang motor baru Kresna mengatakan, Honda BeAT masih menjadi model terlaris. Setelah itu, terdapat sejumlah model lain yang juga berkontribusi terhadap penjualan. “Selain BeAT yang menjadi model terlaris, kami juga punya PCX. Setelah PCX, ada Vario 125, kemudian Scoopy dan Stylo. Ya, Stylo masuk lima besar penjualan di kami,” ujarnya. Deretan model tersebut menunjukkan pasar motor matik memiliki beberapa segmen konsumen. BeAT menyasar kebutuhan mobilitas harian, sedangkan PCX menawarkan pilihan skutik dengan dimensi lebih besar. Adapun Vario 125, Scoopy, dan Stylo memiliki karakter serta desain yang berbeda untuk menjangkau kebutuhan konsumen. Joan Mir dan Luca Marini di acara jumpa fans di dealer Astra Motor Denpasar Segmen Motor Sport Meski motor matik mendominasi, pasar sepeda motor non matik tetap memiliki konsumen di Jawa Tengah. Kresna menyebut sejumlah model dari keluarga Honda CB, CRF, dan CBR masih dipasarkan di wilayah tersebut. “Untuk segmen motor sport, sekarang kondisinya masih didominasi CB. Kami juga memiliki beberapa kelompok konsumen untuk unit CRF. Kemudian, CBR juga masih ada,” katanya. Meskipun kontribusi motor matik mendekati 97 persen, masih ada konsumen yang memilih motor untuk kebutuhan berbeda, termasuk model bergaya sport dan motor untuk aktivitas di luar jalan beraspal. Namun, Astra Motor Jawa Tengah belum merinci kontribusi penjualan setiap model maupun angka penjualan sepeda motor secara keseluruhan di wilayah tersebut.