Momen berbuka puasa kerap menjadi ajang “balas dendam” setelah seharian menahan lapar dan haus. Tak sedikit orang yang akhirnya makan berlebihan hingga merasa terlalu kenyang. Masalahnya, setelah perut terisi penuh, rasa kantuk justru datang. Kondisi ini tentu berisiko, apalagi bila seseorang masih harus melanjutkan perjalanan dan berkendara menuju rumah. Mengantuk saat mengemudi bukan persoalan sepele. Konsentrasi bisa menurun, respons terhadap situasi darurat melambat, hingga meningkatkan potensi kecelakaan di jalan. Foto Contoh Makanan Sehat Rendah Garam untuk Meal Plan Generated AI Lantas, apa sebenarnya yang membuat rasa kenyang memicu kantuk? Annisa Nurul Kirana, M.Gizi, SpGK, mengatakan, sehabis makan, saluran pencernaan akan bekerja. Kerjanya untuk mencerna makanan agar bisa diserap oleh tubuh. "Akhirnya, kalau kita makan terlalu banyak, apalagi kalorinya tinggi, kerja saluran cerna kita berat nih buat memasukkan makanan itu buat bisa diolah, agar nanti bisa diserap tubuh," ujar Annisa kepada Kompas.com, belum lama ini. Ilustrasi mengantuk sambil berkendara. "Akhirnya, aliran darahnya lebih difokuskan ke saluran cerna. Nah, pada saat aliran darahnya difokuskan ke saluran cerna, jadi yang ke otak itu kan oksigennya lebih berkurang, jadinya mengantuk," kata Annisa. Annisa menambahkan, makanan yang terlalu tinggi kalori tidak baik untuk tubuh. Ia menyarankan agar asupan gizi tetap dijaga seimbang selama berpuasa, sehingga kondisi tubuh tetap prima dan fokus berkendara di bulan Ramadhan tetap terjaga. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang