General Manager Ducati Corse, Luigi “Gigi” Dall’Igna, mengungkapkan bahwa cedera yang dialami Marc Marquez menjadi hambatan besar dalam program pengembangan motor untuk musim MotoGP 2026, yakni Desmosedici GP26. Pebalap asal Spanyol itu sebenarnya baru saja menorehkan prestasi gemilang dengan merebut gelar juara dunia ketujuh di kelas utama pada MotoGP Jepang, sekaligus menjadi gelar pertamanya sebagai pebalap pabrikan Ducati. Dengan lima seri tersisa setelah kemenangan itu, Ducati dan Marquez sudah merencanakan untuk memanfaatkan sisa musim 2025 sebagai ajang pengujian awal paket motor 2026. Namun, rencana tersebut terpaksa tertunda akibat insiden di MotoGP Indonesia. Pebalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, beraksi dalam sesi practice MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Internasional Mandalika di Mandalika, Nusa Tenggara Barat pada 3 Oktober 2025. (Foto oleh Sonny TUMBELAKA / AFP) Dalam balapan di Sirkuit Mandalika, Marquez terlibat tabrakan dengan pebalap Aprilia, Marco Bezzecchi, di tikungan pertama yang menyebabkan cedera serius pada bahu kanan. Ia kemudian menjalani operasi dan dinyatakan harus absen hingga akhir musim. “Dia benar-benar tidak beruntung, karena kecelakaan itu bukan sepenuhnya kesalahannya. Tapi inilah balapan, hal seperti ini bisa terjadi," ujar Dall'Igna, dikutip dari Crash.net, Rabu (5/11/2025). "Sekarang yang penting, dia harus fokus pada proses pemulihan dan menjalani tahapan rehabilitasi secara bijak,” kata Dall'Igna. Marc Marquez juara dunia MotoGP 2025 Dall’Igna menambahkan, rencana untuk mulai menguji komponen baru di penghujung musim 2025 kini tak bisa dilakukan, dan hal itu menjadi masalah utama akibat kecelakaan tersebut. Situasi makin sulit karena Francesco “Pecco” Bagnaia belum mampu menunjukkan performa stabil sejak jeda musim panas. Alhasil, Ducati tak bisa sepenuhnya mengandalkannya untuk melanjutkan program pengembangan. Nicolo Bulega akan menggantikan Marc Marquez di sisa MotoGP 2025 dan menjadi pebalap tes Ducati mulai musim depan Sebagai pengganti sementara, Ducati menunjuk Nicolo Bulega, pebalap World Superbike (WorldSBK), untuk tampil di dua seri terakhir musim ini, dimulai dari MotoGP Portugal akhir pekan ini dan MotoGP Valencia. Marquez pun dipastikan absen dalam tes pascamusim di Valencia, yang digelar dua hari setelah balapan terakhir. Hingga kini, belum ada jadwal pasti mengenai kapan Marquez akan kembali ke lintasan. Menurut Dr. Angel Charte, Direktur Medis MotoGP, Marquez hanya boleh kembali jika sudah pulih 100 persen secara fisik. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.