Peta bisnis otomotif nasional kembali mengalami perubahan. Di tengah kondisi pasar yang belum sepenuhnya pulih, sejumlah jaringan diler mulai melakukan penyesuaian, termasuk menutup operasional beberapa cabang. Seperti jaringan diler resmi Daihatsu, Asco Automotive, mengumumkan penghentian operasional seluruh outletnya mulai 1 Juni 2026. Informasi tersebut disampaikan melalui media sosial masing-masing diler yang berada di bawah naungan Asco Automotive. Tercatat ada 11 jaringan authorized outlet Daihatsu yang berhenti beroperasi. Lokasinya tersebar di dua wilayah utama, yakni enam outlet di DKI Jakarta dan lima outlet di Jawa Timur. Penutupan sejumlah diler tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai strategi yang akan dilakukan Daihatsu untuk menjaga layanan kepada pelanggan, khususnya di wilayah yang sebelumnya dilayani jaringan Asco Automotive. Fokus Jaga Jangkauan Layanan Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor, Sri Agung Handayani, mengatakan pihaknya menghormati keputusan yang diambil masing-masing pemilik maupun manajemen diler. Meski demikian, Daihatsu memastikan layanan kepada konsumen tetap menjadi prioritas utama. "Pada dasarnya kami menghormati setiap keputusan diler owner atau diler manajemen. Yang menjadi fokus Daihatsu adalah kelanjutannya bagaimana kita memudahkan coverage-nya tetap ada di wilayah-wilayah seluruh Indonesia," kata Sri Agung kepada Kompas.com, di Jakarta, Selasa (9/6/2026). Menurut dia, yang terpenting saat ini adalah memastikan cakupan layanan tetap tersedia sehingga konsumen tidak mengalami kesulitan ketika ingin melakukan servis maupun membeli kendaraan baru. "Bagi yang sudah membeli atau akan membeli (kendaraan Daihatsu) tetap akan mendapat pelayanan terbaik. Kurang lebih itu yang akan menjadi fokus kita," kata dia. Booth Daihatsu GJAW 2025 Konsumen Tetap Dilayani Dengan masih luasnya jaringan Daihatsu di Indonesia, perusahaan memastikan kebutuhan pelanggan tetap dapat terakomodasi melalui outlet lain yang masih beroperasi. Hal ini penting mengingat layanan purna jual menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan konsumen saat membeli kendaraan. Selain penjualan unit baru, layanan servis berkala, ketersediaan suku cadang, hingga penanganan garansi menjadi aspek yang harus tetap berjalan meski terjadi perubahan pada jaringan diler. Industri Otomotif Masih Menantang Penutupan sejumlah outlet diler tidak hanya terjadi di satu merek. Kondisi tersebut mencerminkan tantangan yang masih dihadapi industri otomotif nasional dalam beberapa waktu terakhir. Di tengah persaingan yang semakin ketat, pelaku usaha dituntut melakukan berbagai penyesuaian agar bisnis tetap berjalan secara efisien dan berkelanjutan. Karena itu, strategi memperkuat jaringan yang ada dan memastikan layanan tetap menjangkau konsumen menjadi langkah yang banyak ditempuh oleh produsen kendaraan. Bagi Daihatsu, fokus utama saat ini bukan sekadar menjaga jumlah outlet, melainkan memastikan konsumen tetap mendapatkan kemudahan akses layanan di berbagai daerah meski terjadi perubahan pada jaringan diler. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang