Jaringan diler resmi Subaru di Indonesia saat ini terbilang masih terbatas, yakni baru memiliki lima titik cabang. Namun, keterbatasan jaringan purna jual tidak menghalangi Subaru dalam memperluas jangkauan pasar dan mengenalkan lini produknya kepada calon konsumen baru. Executive General Manager Subaru Indonesia Edward Kencono mengungkapkan, pihaknya memilih pendekatan berbasis lifestyle dan komunitas ketimbang promosi konvensional demi memperkenalkan karakteristik mobil Subaru. Subaru Indonesia di GIIAS 2026 Memanfaatkan Komunitas lewat SuMoRi Salah satu strategi organik yang konsisten dijalankan adalah mengundang pemilik Subaru untuk berkumpul sekaligus mengajak rekan-rekan mereka mencoba langsung unit kendaraan Subaru. "Kadang-kadang kita undang orang ke showroom kita untuk test drive Subaru. Kita namakan SuMoRi, Subaru Morning Riding. Jadi kalau di weekend, customer Subaru yang existing boleh ajak teman-temannya," ujar Edward saat ditemui di GIIAS, Jumat (31/7/2029). Melalui agenda SuMoRi tersebut, calon konsumen tidak hanya sekadar merasakan impresi berkendara lewat sesi test drive, tetapi juga bisa mendengar testimoni langsung dari sesama pemilik mengenai kenyamanan dan keandalan kendaraan. "Jadi biar mereka juga cobain Subaru ini seperti apa. Ceritanya bisa dengar dari temannya, dan dengar juga dari kita," kata Edward. Merambah Segmen Gaya Hidup Baru Tak berhenti di aktivitas showroom, Subaru Indonesia juga merencanakan berbagai kegiatan luar ruang seperti konvoi dan agenda jelajah. Langkah ini dilakukan untuk mengikis persepsi bahwa Subaru hanya diperuntukkan bagi pencinta motorsport atau aktivitas ekstrem semata. "Kita ingin hadir di beberapa segmen lifestyle baru. Biar masyarakat tahu Subaru ini mobil yang bisa dipakai harian dan buat siapa saja, dengan tetap mengedepankan keamanan dan driving experience," tutur Edward. Fokus Maksimalkan Lima Jaringan Diler Saat ini, lima jaringan diler 3S (Sales, Service, Sparepart) Subaru tersebar di dua titik di Jakarta (Pondok Indah dan Kebun Jeruk), serta masing-masing satu titik di Bandung, Surabaya, dan Batam. Edward menegaskan, sebelum terburu-buru melakukan ekspansi jaringan secara masif ke kota lain, Subaru memilih untuk memaksimalkan kualitas pelayanan pada lima titik jaringan yang sudah ada. "Kita ingin memberikan pengalaman terbaik agar customer existing merasa puas, karena konsumen kita inilah yang paling jujur dan paling bisa bercerita tentang kelebihan mobil ini," pungkasnya.