Subaru Indonesia memastikan bakal menghadirkan dua model baru sepanjang 2026 untuk pasar Indonesia. Peluncuran akan dilakukan dalam dua tahap, yakni pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dan kuartal IV 2026. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Irhan Farhan, General Manager Marketing, PR, CRM, Subaru Indonesia. “Jadi kita akan launch dua model di tahun ini, di GIIAS 2026 dan Q4,” ucap Irhan, kepada Kompas.com, Selasa (28/1/2026). Meski belum mengungkap detail model yang akan diboyong, salah satu kandidat kuat yang berpeluang masuk Indonesia adalah Subaru Outback generasi terbaru. Model ini sudah lebih dulu meluncur secara global pada April 2025 lalu, bertepatan dengan New York International Auto Show. Terlebih melihat posisi Outback sebagai model flagship dan tren SUV yang masih kuat di Tanah Air, peluang kehadirannya terbilang besar. Sebagai informasi, Subaru Outback terbaru merupakan generasi ketujuh yang sekaligus menandai 30 tahun kehadiran model tersebut di pasar global. Di Amerika Serikat, Outback menjadi salah satu model andalan Subaru dengan penjualan kumulatif lebih dari 3 juta unit. Secara desain, Outback 2026 tampil lebih boxy dan berkarakter SUV tulen. Bagian depan dibuat lebih tegak dengan grille besar dan posisi lampu yang lebih vertikal, memberi kesan tangguh untuk penggunaan on-road maupun off-road. Siluet sampingnya tetap mempertahankan ciri khas Outback, namun dengan atap yang lebih datar demi memaksimalkan ruang kabin dan bagasi. Subaru Outback Untuk menunjang aktivitas luar ruang, mobil ini dibekali roof rail standar dengan daya topang beban statis hingga 800 pound atau sekitar 363 kg, serta kapasitas dinamis 220 pound. Bahkan, untuk pertama kalinya Subaru menyematkan kemampuan menahan beban lateral pada crossbar, yang memungkinkan pengguna menggantung hammock atau perlengkapan lain. Masuk ke interior, Outback terbaru mengusung desain yang lebih modern dan bersih. Tersedia layar multimedia 12,1 inci dengan dukungan wireless Apple CarPlay dan Android Auto, serta panel instrumen digital 12,3 inci. Kontrol AC tetap menggunakan tombol fisik agar mudah dioperasikan saat berkendara di berbagai kondisi. Dari sisi mesin, Subaru menyiapkan dua pilihan. Varian standar menggunakan mesin boxer 2.5 liter bertenaga 180 dk dan torsi 178 lb-ft, dipadukan transmisi CVT dan sistem Symmetrical All-Wheel Drive. Sementara versi XT dan Wilderness dibekali mesin boxer turbo 2.4 liter dengan tenaga 260 dk dan torsi 277 lb-ft. Seluruh varian dibekali sistem keselamatan EyeSight generasi terbaru, termasuk fitur pengereman otomatis, adaptive cruise control, lane centering, hingga teknologi hands-free driving di jalan tol tertentu pada pasar global. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang