Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) pada sepeda motor kerap dianggap fleksibel oleh sebagian pengendara. Tak sedikit yang mengisi BBM dengan oktan berbeda-beda, tergantung kondisi atau ketersediaan di SPBU. Namun, kebiasaan ini ternyata bisa berdampak pada performa kendaraan, terutama pada motor. Pakar konversi energi Institut Teknologi Bandung (ITB), Tri Yuswidjajanto Zaenuri menjelaskan, penggunaan BBM sebaiknya mengikuti rekomendasi dari pabrikan agar kinerja mesin tetap optimal. “Kalau yang dipakai itu sesuai dengan rekomendasi pabrikan, artinya akan memberikan kinerja yang paling optimal. Tapi kalau menggunakan bahan bakar yang tidak sesuai, kondisinya menjadi kurang optimum,” ujar Tri saat dihubungi, belum lama ini. Tri mengatakan, penggunaan BBM yang tidak sesuai tidak hanya berdampak pada performa, tetapi juga pada emisi gas buang. Hal ini karena mesin tidak bekerja dalam kondisi ideal seperti yang telah dirancang oleh pabrikan. “Emisinya juga tidak sesuai dengan yang sudah disarankan oleh pabrikan ketika membuat kendaraan,” kata dia. Lebih lanjut, Tri mengatakan, dampak penggunaan BBM yang tidak sesuai lebih terasa pada motor dibandingkan mobil. Pasalnya, sebagian besar motor masih menggunakan setelan mesin yang tetap (fixed), sehingga tidak dapat menyesuaikan karakter bahan bakar secara otomatis. Antrean di SPBU Kampung Opas, Pangkalpinang, Bangka Belitung terpantau normal, Minggu (8/3/2026). Sebaliknya, mobil modern umumnya sudah dilengkapi sistem yang lebih canggih, sehingga mampu menyesuaikan pembakaran sesuai jenis BBM yang digunakan. “Kalau mobil, karena sudah pintar, bisa menyesuaikan sendiri, jadi mungkin perbedaannya tidak terlalu terasa. Tapi kalau motor yang settingannya fixed, biasanya akan terasa,” ujar Tri. Ia pun memberi contoh, penggunaan BBM dengan angka oktan tinggi pada motor yang tidak membutuhkan justru bisa membuat performa menurun. “Misalnya motor dikasih RON 98, kalau dipakai di mesin yang tidak sesuai, tarikannya bisa terasa lebih berat,” kata dia. Pertamina Lubricants resmi meluncurkan Enduro Service, yaitu layanan bengkel yang berlokasi di area Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU). Karena itu, pengendara disarankan untuk selalu menggunakan BBM sesuai spesifikasi yang dianjurkan pabrikan. Selain menjaga performa tetap optimal, langkah ini juga membantu menjaga efisiensi bahan bakar serta emisi tetap sesuai standar. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang