Membeli mobil bekas memang tidak bisa sembarangan, apalagi untuk unit yang berpotensi pernah terendam banjir. Sekilas mungkin terlihat bersih, tapi ada beberapa bagian yang bisa jadi “petunjuk” kondisi sebenarnya. Andrew Shandy, Marketing sekaligus Kepala Produksi Masterpiece Auto Interior, mengatakan, mobil bekas banjir umumnya masih bisa dikenali dengan mudah apabila diperiksa dengan teliti, terutama pada bagian interior yang jarang tersentuh. “Kalau yang teliti, sebenarnya bisa terlihat interior bekas banjir. Paling mudah itu dari kolong dasbor, karena biasanya dasbor kita tidak akan buka. Jadi yang dibersihkan hanya yang terlihat saja,” ujar Shandy, saat ditemui Kompas.com, di Jakarta Barat, Senin (6/4/2026). Menurut dia, banyak konsumen yang tidak memberikan bagian kolong dasbor karena biaya jasa yang cukup mahal. Pada bagian ini bisa menyimpan tanda-tanda bekas genangan air. dasbor mobil Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan membuka laci dashboard atau glovebox, lalu melihat ke bagian dalam atau kolongnya. “Laci glovebox dibuka, lihat di kolongnya. Karena uap dari air banjir itu jahat, dan besi di bawah dasbor itu langsung karat, itu sudah indikasi,” kata Shandy. Selain itu, bagian kolong jok juga bisa diperiksa. Namun, ia mengingatkan bahwa area ini lebih mudah dimanipulasi. “Kolong jok juga bisa, tapi itu bisa diakali dan dicat ulang,” ujarnya. Karena itu, konsumen disarankan untuk tidak hanya melihat tampilan luar atau bagian interior yang mudah terlihat. Pemeriksaan lebih detail tetap diperlukan agar tidak salah memilih mobil bekas, terutama yang memiliki riwayat terendam banjir. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang