Mobil bekas banjir bakal mengalami depresiasi harga cukup besar, lantaran berpotensi mengalami kerusakan komponen dalam skala besar. Maka dari itu, banyak orang menutupi riwayat banjir tersebut, agar harga mobil tidak hancur ketika dijual dalam kondisi bekas. Unit bekas di pasaran cukup beragam kondisinya. Maka dari itu, calon pembeli wajib paham cara mendeteksi mobil bekas banjir. Imun, pemilik bengkel Spesialis Ford Trucuk Klaten mengatakan ada banyak potensi kerusakan pada mobil yang pernah terendam banjir. “Unit mobil bekas banjir biasanya dijual dalam kondisi sudah diperbaiki sebagian, sehingga tak begitu terlihat bahwa unit tersebut pernah kebanjiran, mulai dari tampilan dan performa tampak baik sepintas,” ucap Imun kepada KOMPAS.com, Jumat (5/12/2025). Imun mengatakan, bagi pihak bengkel atau inspektor, tanda mobil pernah kebanjiran bisa mudah terdeteksi karena didukung pengalaman dan alat khusus. Banjir besar menghancurkan mobil dan rumah warga di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis (4/12/2025). “Untuk orang awam, tanda mobil pernah kebanjiran bisa terdeteksi dengan aroma khas kain basah, apek dan sejenisnya, aroma ini akan tercium ketika awal masuk kabin,” ucap Imun. Meski sudah dibersihkan, atau diberi pewangi, karpet dan bahan interior mobil yang pernah terendam banjir tetap menimbulkan bau apek. “Bisa juga karpet dasar mobil baru tak wajar, tidak selaras dengan tahun produksi mobil atau komponen di sekitarnya, artinya karpet dasarnya diganti, biasanya juga ada karat di beberapa plat dan lantai dasar mobil,” ucap Imun. Selain itu, calon pembeli bisa melihat lampu indikator mobil tersebut. Saat posisi kontak “on” seharusnya semua lampu indikator menyala. “Indikator mesin dan airbags, harus menyala saat kontak on, dan mati begitu mesin sudah hidup, bila lampu indikator tak menyala artinya ada yang ditutupi atau dimatikan permanen,” ucap Imun. Kerusakan tersebut akan terdeteksi dengan mudah pakai alat diagnostik. Sehingga, mobil bekas banjir akan terdeteksi oleh pihak bengkel atau inspektor. Banjir di kawasan permukiman Desa Tukka, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Kamis (4/12/2025) Pemilik bengkel mobil GK Auto Service, Gunung Kidul Elin Estanto mengatakan, ada beberapa titik yang bisa dijadikan rujukan untuk memeriksa apakah mobil pernah mengalami banjir atau tidak. “Ada beberapa bagian mobil yang bisa diperiksa dengan mudah yang biasanya akan menyisakan korosi bekas kebanjiran, sehingga area tersebut bisa menjadi titik pemeriksaan saat membeli mobil,” ucap Elin kepada KOMPAS.com, belum lama ini. Area tersebut meliputi bagian pangkal pedal, mobil yang pernah kebanjiran bakal mengalami korosi pada area kolong tersebut. Area lainnya, ada di bawah bangku. Bangku mobil terbuat dari rangka besi, biasanya luput dari pengawasan sehingga akan tersisa korosi. “Ada banyak kemungkinan, setiap komponen yang terbuat dari besi pasti akan korosi bila pernah terendam air, seperti bagian engsel pintu, comsteer, lantai, bagasi dan sejenisnya,” ucap Elin. Nah, itu cara mudah mendeteksi mobil bekas banjir secara mandiri. Perlu diingat saat beli mobil bekas tak perlu buru-buru dan tergiur harga murah. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang