Meski mendapatkan kecaman dari sejumlah pihak, bus Trans Beken tetap resmi beroperasi di Bekasi. Bus Trans Beken melayani rute Terminal Bekasi–Harapan Indah atau sebaliknya. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan peresmian bus Trans Beken sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam membangun sistem transportasi publik yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berorientasi pada kenyamanan warga. “Ini memang bukan hal yang benar-benar baru, bisa dibilang lagu lama tapi dengan kaset yang berbeda. Jalur ini sudah lama kita inisiasi, dan hari ini kita wujudkan kembali dengan konsep yang lebih matang. Kota yang besar itu bisa dilihat dari sistem transportasi umumnya,” katanya dikutip dari keterangan resmi, Sabtu (14/2/2026). Pada tahap awal, layanan ini masih digunakan secara gratis oleh masyarakat. Penampakan Trans Bekasi Keren (Trans Beken) transportasi umum milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi yang resmi beroperasi sejak Selasa (10/2/2026). Jumat (13/2/2026). Lebih perinci, Trans Beken melayani lintasan pulang-pergi sepanjang 30,1 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 5 menit. Kemudian didukung 9 armada bus (8 operasional dan 1 cadangan), melayani 47 titik henti, serta beroperasi setiap hari pukul 05.00–21.00 WIB. Kerja sama pengoperasian Trans Beken Dalam pengoperasian Trans Beken merupakan kerja sama antara PT Sinar Jaya dan Dinas Perhubungan Kota Bekasi. "Trans Beken juga dirancang terintegrasi dengan berbagai moda transportasi, seperti Trans Bekasi Patriot, Trans Wibawa Mukti, Transjabodetabek, LRT, dan KRL. Integrasi ini menjadi bagian dari harapan besar Pemkot Bekasi agar pengembangan LRT dan transportasi massal lainnya berjalan berkelanjutan dan tidak terputus," kata Tri. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang