Hyundai Motors Indonesia (HMID) mencoba ikut bersaing di segmen low sport utility vehicle (LSUV) dengan menghadirkan Venue. Mobil yang diluncurkan sejak Februari 2025 ini ternyata tidak mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat. Sejak meluncur pada Februari 2025 pada pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025, penjualannya hingga kini hanya 33 unit, berdasarkan data wholesale dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Fransiscus Soerjopranoto membenarkan bila ada kesalahan dalam strategi perusahaan saat memasarkan Hyundai Venue di Indonesia, terutama soal harga. Tanggapan Fransiscus Soerjopranoto Hyundai Venue di IIMS 2025 "Kalau Venue, kita terus terang, kemarin kita memperkenalkan dalam rangka untuk membuat komplet line up untuk SUV pada saat itu. Nah, kemudian kita memperkenalkan harganya sekitar Rp 300 jutaan. Tapi memang segmen tersebut bukan segmen LCGC atau mobil segmen A yang harganya sekitaran Rp 250 jutaan atau di bawah Rp 300 juta," kata Fransiscus di IIMS 2026, Rabu (11/2/2026). Frans juga mengatakan, meski penjualan terus anjlok, penjualan dari Hyundai Venue tidak akan dihentikan. Mobil LSUV tersebut akan menjadi opsi produk Hyundai yang ingin mencari kendaraan dengan harga terjangkau. Untuk diketahui, Venue diimpor secara utuh dari India. Mobil ini sekarang dibanderol Rp 340 juta (OTR Jakarta). "Jadi kita memang tidak menargetkan penjualan yang signifikan besarnya, tapi kita berusaha untuk memenuhi kebutuhan customer yang memang butuh kendaraan jenis tersebut, hatchback. Sehingga kita bisa menjual kendaraan dalam kualitas yang lebih premium dibandingkan yang lainnya," katanya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang