Cara orang memiliki dan menggunakan mobil perlahan berubah. Jika dulu kepemilikan menjadi tujuan utama, kini akses dan fleksibilitas justru lebih relevan. Pada titik itulah Hyundai Subscribe dari Hyundai Motors Indonesia menarik untuk dikupas lebih dalam. Program ini bukan sekadar layanan sewa. Hyundai Subscribe adalah model berlangganan kendaraan listrik yang menggeser paradigma dari “punya mobil” menjadi “menggunakan mobil sesuai kebutuhan”. Selama puluhan tahun, membeli mobil identik dengan cicilan panjang, uang muka besar, serta komitmen biaya perawatan dan pajak tahunan. Dalam konteks kendaraan listrik, ada tambahan pertimbangan: perkembangan teknologi yang cepat dan nilai jual kembali yang belum sepenuhnya stabil. Hyundai membaca dinamika ini. Lewat Hyundai Subscribe, konsumen cukup membayar biaya tetap per bulan untuk menggunakan model seperti Hyundai Ioniq 5 atau Hyundai Ioniq 5 N. Biaya tersebut sudah mencakup asuransi, pajak, hingga perawatan berkala. Track Day Hyundai Ioniq 5 N di Sirkuit Mandalika Skema ini membuat mobil berubah fungsi, bukan lagi aset jangka panjang, melainkan layanan mobilitas. Kenny Lee, Presiden Direktur PT Hyundai Solusi Mobilitas, mengatakan, pihaknya ingin memperkuat kehadiran EV premium kami sambil tetap memprioritaskan aksesibilitas. Hyundai Subscribe menawarkan cara fleksibel bagi konsumen untuk menikmati teknologiterbaru Hyundai tanpa batasan kepemilikan tradisional. "Saya bangga mengumumkan bahwa khusus untuk Hyundai, program ini diperkenalkan untuk pertama kalinya di kawasan Asia Pasifik, dengan Indonesia terpilih sebagai negara pertama," ujar Kenny Lee, dalam keterangan resminya. Skema berlangganan yang ditawarkan Hyundai tidak hanya soal fleksibilitas biaya, tetapi juga durasi penggunaan. Konsumen diberikan pilihan periode berlangganan mulai dari 12 hingga 60 bulan, sehingga bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan rencana finansial masing-masing. Ioniq 5 N limited edition Rentang waktu tersebut membuat Hyundai Subscribe terasa lebih adaptif dibandingkan pola kepemilikan konvensional. Pengguna dapat memilih kontrak jangka pendek untuk mencoba pengalaman kendaraan listrik, atau jangka lebih panjang jika ingin stabilitas biaya bulanan. Wahyu Seto, General Manager Hyundai Solusi Mobilitas, mengatakan, konsumen juga dapa melakukan upgrade atau perubahan model selama berlangganan sesuai syarat dan ketentuan berlaku. "Misalnya mereka awalnya mau pakai Ioniq 5, namun tiba-tiba ingin ganti Ioniq 6, itu bisa juga. Jadi memang program ini yang perlu di sorot adalah kemudahannya," kata Wahyu. Hyundai IONIQ 5 N dirancang dengan kontrol penuh di tangan pengemudi untuk menghadirkan sensasi berkendara yang responsif dan dinamis. Fitur pergantian model ini menjadi salah satu pembeda utama dibandingkan skema pembelian biasa. Dalam kepemilikan tradisional, mengganti mobil berarti harus melalui proses jual-beli yang memakan waktu dan berisiko pada nilai depresiasi. Sementara melalui sistem langganan, perubahan model dapat dilakukan selama masa kontrak berjalan, tentu dengan ketentuan yang berlaku. Hal ini membuka peluang bagi konsumen untuk mengikuti perkembangan teknologi atau menyesuaikan kendaraan dengan kebutuhan yang berubah. Wahyu menyebutkan, biaya bulanan dari Hyundai Subscribe dipatok mulai dari Rp 15 juta. Dengan skema tersebut, Hyundai tampaknya ingin menekankan kemudahan dan kepastian biaya sebagai daya tarik utama. Bukan sekadar menghadirkan kendaraan listrik, tetapi juga menawarkan cara baru dalam mengaksesnya. Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 dipamerkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (13/8/2022). Sekilas, Hyundai Subscribe terlihat seperti rental mobil. Namun, secara konsep dan positioning, keduanya berbeda. Rental mobil konvensional umumnya dipakai untuk kebutuhan jangka pendek, harian atau mingguan, misalnya untuk perjalanan dinas atau liburan. Hyundai Subscribe dirancang untuk penggunaan jangka menengah hingga panjang, dengan skema bulanan atau tahunan, sehingga mobil digunakan layaknya kendaraan pribadi. Dalam rental biasa, pengguna cenderung memperlakukan mobil sebagai kendaraan pinjaman sementara. Pada skema Subscribe, konsumen mendapatkan unit khusus yang digunakan secara eksklusif selama masa kontrak. Pengalaman yang ditawarkan mendekati rasa memiliki, tanpa benar-benar membeli. Hyundai Ioniq 5 di GIIAS 2024 Rental mobil mengenakan tarif berdasarkan durasi pemakaian, sering kali belum termasuk perlindungan komprehensif atau servis berkala dalam satu paket tetap. Hyundai Subscribe menawarkan biaya bulanan yang sudah mencakup asuransi, pajak, dan perawatan, sehingga lebih terprediksi. Rental mobil adalah solusi mobilitas sesaat. Hyundai Subscribe merupakan strategi jangka panjang untuk memperluas adopsi kendaraan listrik dan membangun loyalitas merek. Dengan kata lain, rental menjawab kebutuhan sesaat. Subscribe menjawab perubahan gaya hidup. Salah satu tantangan adopsi kendaraan listrik adalah persepsi risiko. Banyak calon konsumen masih bertanya-tanya: bagaimana biaya perawatan? bagaimana daya tahan baterai? bagaimana nilai jual kembali? Track Day Hyundai Ioniq 5 N di Sirkuit Mandalika Karena tidak ada kepemilikan permanen, pengguna tidak perlu terlalu khawatir terhadap depresiasi atau perkembangan teknologi baterai generasi berikutnya. Ketika kontrak berakhir, opsi untuk memperbarui kendaraan menjadi terbuka. Dalam konteks ini, Hyundai Subscribe bisa menjadi “jembatan” menuju adopsi EV yang lebih luas. Tren global menunjukkan pergeseran menuju konsep mobility as a service. Generasi urban, khususnya di kota besar, semakin rasional dalam melihat kendaraan. Mobil tidak selalu harus dimiliki, yang penting tersedia saat dibutuhkan. Langganan memberi fleksibilitas durasi, kepastian biaya, serta kemudahan administratif. Semua dirangkum dalam satu paket. Hyundai Ioniq 5 N Track Day di Sirkuit Mandalika Jika model ini berkembang, bukan tidak mungkin ke depan konsumen lebih sering berganti kendaraan mengikuti kebutuhan hidup, misalnya dari SUV keluarga ke mobil performa, tanpa beban transaksi jual-beli. Masa Depan Mobilitas: Lebih Fleksibel, Lebih Adaptif Hyundai Subscribe menunjukkan bahwa masa depan mobilitas mungkin tidak lagi berbicara tentang “berapa lama Anda memiliki mobil”, tetapi “seberapa mudah Anda mengakses mobilitas”. Model ini menggeser fokus dari kepemilikan ke pengalaman. Mobil mungkin tetap ada di garasi, tetapi cara kita memandangnya sudah berubah. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang