Friderica Widyasari Dewi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026-2031. Bicara otomotif, ini satu-satunya mobil di garasi rumah Friderica.Mengutip Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Friderica mempunyai total kekayaan sekira Rp 85.342.861.179 dan utang Rp 1.800.000.000. Harta ini dilaporkan pada 31 Januari 2025/Periodik - 2024 dengan jabatan saat itu sebagai Anggota Dewan Komisioner OJK.Dari total kekayaan itu, sekira Rp 82.890.338.891 berbentuk tanah dan bangunan, kemudian harta bergerak lainnya Rp 2.355.000.000, kas dan setara kas dengan nilai Rp 1.197.522.288. Kemudian untuk harta berupa alat transportasi dan mesin, Frederica hanya melaporkan satu unit kendaraan Mercedes-Benz, sedan, tahun 2018, hasil sendiri, dengan nilai Rp 700.000.000.Diberitakan sebelumnya, Rapat Paripurna DPR menyetujui laporan Komisi XI DPR terkait hasil uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap Calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026-2031. Hasilnya Friderica Widyasari Dewi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK."Pada hari Rabu tanggal 11 Maret 2026 melalui rapat internal komisi 11 DPR RI memutuskan secara musyawarah mufakat menyetujui 5 nama sebagai calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan yang terpilih untuk masa jabatan periode 2026-2031," kata Mishbhakun, Kamis (12/3/2026).Menurut profil resmi yang tercantum di laman Otoritas Jasa Keuangan serta Berdasarkan riwayat karier yang tercantum di profil LinkedIn Friderica Widyasari Dewi, Friderica Widyasari Dewi dikenal memiliki latar belakang akademik yang kuat di bidang ekonomi dan kebijakan. Ia merupakan alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk jenjang sarjana dan doktoral.Perjalanan karier Friderica Widyasari Dewi di sektor pasar modal dan keuangan tercatat cukup panjang. Berdasarkan riwayat profesional yang tercantum pada profil LinkedIn miliknya, ia pernah menempati berbagai posisi penting di lembaga pasar modal, perusahaan sekuritas, hingga institusi pendidikan.Salah satu posisi strategis yang pernah dipegangnya adalah Chief Executive Officer (CEO) di BRI Danareksa Sekuritas. Friderica menjabat pada periode 2020 hingga 2022 di perusahaan sekuritas tersebut yang berbasis di kawasan metropolitan Jakarta.Sebelum memimpin BRI Danareksa Sekuritas, Friderica berkarier di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) selama lebih dari empat tahun.