- Mercedes-Benz mulai meningkatkan produksi GLC listrik terbaru di pabrik Bremen, Jerman. Langkah ini menjadi bagian penting dalam pengembangan kendaraan listrik (EV) mereka. GLC listrik diproduksi di jalur perakitan yang sama dengan versi mesin bensin dan hybrid, bersama model EQE. Hal ini menunjukkan sistem produksi fleksibel yang dimiliki Mercedes-Benz. Pabrik Bremen sendiri mempekerjakan lebih dari 10.500 karyawan dan kini memproduksi model mobil listrik ketiganya setelah mulai merakit EQC sejak 2019. Melansir indianautosblog, permintaan awal terhadap mobil ini diklaim sangat tinggi. Mercedes-Benz menyebut GLC listrik mendapat jumlah pemesanan terbanyak dalam tiga bulan pertama dibanding semua mobil listrik mereka sebelumnya. Varian GLC 400 4MATIC menawarkan jarak tempuh hingga 715 km berdasarkan standar WLTP. SUV ini juga sudah menggunakan teknologi 800V yang memungkinkan pengisian daya super cepat, sehingga bisa menambah jarak tempuh hingga 305 km hanya dalam waktu 10 menit pengisian. Proses produksinya didukung jaringan global Mercedes-Benz. Sedangkan baterai dipasok oleh ACCUMOTIVE di Kamenz, motor listrik diproduksi di pabrik Sebeș, Rumania, sedangkan gandar listrik dibuat di fasilitas Hamburg. Saat ini ada 11 model kendaraan yang diproduksi di pabrik Bremen, termasuk EQE, C-Class, CLE, hingga model performa Mercedes-AMG. Pabrik tersebut menjadi salah satu pusat utama strategi elektrifikasi Mercedes-Benz di masa depan.