Bicara soal biaya perawatan skutik premium seperti Vespa Sprint Tech 2026, banyak calon pemilik yang masih bertanya-tanya, sebenarnya mahal atau tidak? Dari hasil penelusuran di bengkel resmi, biaya servis Vespa ternyata masih tergolong rasional, asalkan perawatan dilakukan rutin. Salah satu komponen yang paling krusial adalah oli mesin. Vespa Sprint Tech 180 cc menggunakan oli dengan spesifikasi SAE 10W-40, dengan harga sekitar Rp 80.000 per liter. Test ride Vespa Sprint Tech 2026 yang kini mengusung mesin 180 cc. Untuk sekali penggantian, kebutuhan oli mencapai 1,3 liter. Artinya konsumen harus membeli dua botol sekaligus seharga Rp 160.000. Namun sisa penggunaan oli bisa disimpan, dan digunakan saat penggantian oli berikutnya. “Idealnya, oli diganti setiap 3.000 km atau maksimal tiga bulan sekali untuk menjaga performa mesin tetap optimal,” ujar Andi, Service Advisor Motoplex Ampera, salah satu bengkel resmi Vespa di Jakarta Selatan, kepada Kompas.com belum lama ini. Selain oli, biaya servis rutin juga perlu diperhitungkan. Untuk sekali servis ringan, pemilik Vespa perlu menyiapkan dana sekitar Rp 235.000, belum termasuk PPN. Ilustrasi diler resmi Vespa, yang memajang Vespa Primavera terbaru. Paket ini sudah mencakup servis CVT, pengecekan sistem kelistrikan, serta diagnosa menggunakan PADS (Piaggio Advanced Diagnostic System), semacam alat pemindai layaknya OBD pada mobil. Menariknya, pada interval awal, yakni 1.000 hingga 5.000 km, umumnya belum ada komponen yang perlu diganti selain oli. Biaya perawatan di fase ini relatif ringan. Namun, memasuki 10.000 km, beberapa komponen mulai masuk jadwal penggantian, seperti busi, filter udara, dan V-belt. Test ride Vespa Sprint Tech 2026 Untuk busi, estimasi harganya berada di kisaran Rp 55.000, sementara komponen lain menyesuaikan kebutuhan dan kondisi penggunaan. Apabila dihitung saat semua komponen fast moving diganti, umumnya pada interval servis 10.000 km, total biaya perawatan Vespa Sprint Tech 2026 masih tergolong masuk akal untuk kelas skutik premium. Komponen yang pasti diganti meliputi oli mesin dengan kebutuhan 1,3 liter atau sekitar Rp 160.000 (dua botol 1 liter). Ilustrasi diler resmi Vespa, yang memajang Vespa Primavera terbaru. Kemudian biaya servis rutin yang mencakup servis CVT, pengecekan elektrikal, serta diagnosa menggunakan PADS sebesar Rp 235.000, dan busi dengan estimasi harga Rp 55.000. Selain itu, ada komponen lain seperti filter udara yang biasanya berada di kisaran Rp 80.000 hingga Rp 120.000, serta V-belt yang berkisar antara Rp 350.000 sampai Rp 500.000 tergantung kondisi dan spesifikasi. Jika seluruh komponen tersebut dijumlahkan, maka total biaya servis besar Vespa Sprint Tech 180 cc berada di kisaran Rp 800.000 hingga menyentuh Rp 1 jutaan. Angka ini bisa sedikit berbeda tergantung bengkel, tambahan pekerjaan, serta pajak yang berlaku. Test ride Vespa Sprint Tech 2026 Berikut ini daftar spare part fast moving Vespa Sprint Tech 2026: Kampas rem depan: Rp 212.401 - Kampas rem belakang: Rp 159.001 (tromol), Rp 200.000 (cakram) - Vanbelt: 567.000 - Roller: 32.501 (19 gram), 195.000 (6 buah) - Oli mesin SAE 10W-40: Rp 80.000 per liter - Servis ringan: Rp 235.000 KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang