Pemandangan di jalan tol Malaysia menghadirkan kontras bagi pengendara asal Indonesia. Di sejumlah ruas tol di Kuala Lumpur, sepeda motor, termasuk motor bebek berkapasitas kecil, terlihat melaju berdampingan dengan mobil, bahkan hingga lajur tengah saat arus padat. Di sisi lain, pada beberapa titik tersedia jalur khusus sepeda motor yang dipisahkan dari jalur utama. Fasilitas ini memungkinkan pengendara roda dua melintas tanpa bercampur langsung dengan kendaraan berkecepatan tinggi. Kondisi tersebut tidak hanya terlihat di lapangan, tetapi juga sejalan dengan kebijakan yang berlaku di Malaysia. Lembaga Lebuhraya Malaysia (LLM) tidak memasukkan sepeda motor sebagai kendaraan yang dikenakan tarif tol, sehingga secara praktik kendaraan roda dua tetap dapat menggunakan jalan tol. Motor di Malaysia bebas masuk tol tanpa batasan cc dan tanpa tarif. Kebijakan ini berbeda jauh dengan aturan yang berlaku di Indonesia. Pengelolaan jalan tol di Malaysia sendiri mengacu pada Federal Roads (Private Management) Act 1984, yang menjadi dasar pemberian konsesi dan pengaturan operasional jalan tol di negara tersebut. Di sisi infrastruktur, keberadaan jalur khusus sepeda motor di sejumlah ruas utama, terutama di kawasan Lembah Klang, menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan keselamatan dengan memisahkan arus kendaraan. Namun, karena tidak tersedia di semua ruas, pengendara motor tetap harus berbagi ruang dengan mobil dan truk dalam kondisi tertentu. Dalam praktiknya, pengendara motor umumnya menggunakan lajur kiri. Meski demikian, pada situasi tertentu mereka juga dapat berpindah ke lajur tengah, misalnya saat menyalip atau menyesuaikan dengan arus lalu lintas. Motor di Malaysia bebas masuk tol tanpa batasan cc dan tanpa tarif. Kebijakan ini berbeda jauh dengan aturan yang berlaku di Indonesia. Dibandingkan dengan Indonesia, perbedaannya cukup mencolok. Di Indonesia, sepeda motor pada umumnya tidak diperbolehkan melintas di jalan tol. Pengecualian hanya berlaku pada ruas tertentu yang dilengkapi jalur khusus terpisah, seperti di Jalan Tol Bali Mandara. Sementara itu, Malaysia menerapkan pendekatan yang lebih fleksibel, dengan kombinasi antara jalur khusus dan penggunaan jalur utama secara bersama. Perbedaan ini menunjukkan bahwa akses sepeda motor ke jalan tol bukan semata soal aturan, tetapi juga soal bagaimana infrastruktur dan perilaku berkendara dibentuk untuk mengelola risiko di jalan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang