Berbeda dengan Indonesia, pemerintah di Delhi, India, justru mengumumkan insentif terbaru untuk pembelian kendaraan ramah lingkungan. Bukan hanya 1-2 tahun, kebijakan tersebut akan berlaku selama lima tahun!Disitat dari The Economic Times dan NDTV, Selasa (14/4), pemerintah Delhi telah merilis naskah awal EV Policy 2026-2030. Kebijakan tersebut tak hanya berlaku untuk kendaraan listrik, melainkan juga kendaraan hybrid dengan masa uji publik 30 hari. Menariknya, ada sejumlah kemiripan antara EV Policy di India dengan insentif kendaraan listrik yang pernah diterapkan di Indonesia. Misalnya, motor listrik mendapat potongan harga, sementara mobil listrik dan hybrid hanya disubsidi pajak.Mobil listrik di India. Foto: Doc. EV India.Di Tanah Bharata, pembelian motor listrik mendapat subsidi maksimum 30 ribu rupee atau hampir Rp 6 juta di tahun pertama implementasi EV Policy 2026. Namun, bedanya, besaran potongan juga dipengaruhi kapasitas baterai kendaraan.Nilai insentif tersebut akan menurun pada tahun kedua dan ketiga. Selain itu, ada tambahan bonus 10 ribu rupee atau Rp 2 jutaan bagi pengguna yang menukar motor lama berbahan bakar bensin (BS4 atau lebih tua) dengan motor listrik. Registrasi motor bensin secara bertahap akan dihentikan.Sementara itu, mobil listrik tidak mendapat subsidi langsung. Namun, pemerintah memberikan pembebasan pajak jalan dan biaya registrasi untuk mobil listrik dengan harga di bawah Rs 30 lakh atau Rp 550 juta.Bahkan, 100 ribu pembeli pertama yang menukar mobil lama dengan EV akan mendapat insentif tambahan sebesar 1 lakh rupee atau Rp 18 jutaan. Skema ini diyakini bisa membuat harga on the road mobil listrik lebih kompetitif dibandingkan mobil konvensional.Sejumlah merek diprediksi akan merasakan langsung program tersebut, misalnya seperti Tata Nexon EV, Hyundai Creta EV, hingga Kia Carens Clavis EV.Selain mobil dan motor listrik, kendaraan hybrid juga mendapat perhatian. Meski tanpa insentif scrappage, pemerintah memberikan potongan 50 persen untuk pajak jalan dan biaya registrasi. Beberapa model berpotensi diuntungkan, seperti Toyota Innova HyCross dan Urban Cruiser HyRyder.