Vespa Sprint Tech lansiran 2026 yang mengusung mesin baru 180 cc hadir sebagai skutik premium yang memadukan desain klasik dengan sentuhan futuristis. Secara visual, aura sporty langsung terasa lewat “dasi” baru dengan aksen agresif, spion kotak, pelek hitam, serta sentuhan hijau neon yang kontras. Identitas Vespa tetap kuat lewat lampu depan kotak, namun kini tampil lebih modern berkat panel instrumen TFT penuh warna. Test ride Vespa Sprint Tech 2026 yang kini mengusung mesin 180 cc. Fitur Masuk ke fitur, Sprint Tech bisa dibilang paling lengkap di kelasnya. Sistem keyless dengan remote menghadirkan kemudahan sekaligus fitur bike finder. Layar TFT 5 inci tak hanya informatif, tapi juga mendukung navigasi, musik, hingga notifikasi ponsel melalui konektivitas MIA. Test ride Vespa Sprint Tech 2026 Ada juga ambient light yang menambah kesan premium. Meski begitu, respons layar terasa sedikit lambat dan finishing beberapa bagian masih berupa stiker, bukan clear coat. Daya Mesin Dari sisi spesifikasi, mesin i-get 174,1 cc menghasilkan tenaga sekitar 15 Tk dan torsi 13,7 Nm. Test ride Vespa Sprint Tech 2026 Di jalan, performanya terasa lebih responsif dibandingkan generasi sebelumnya. Tarikan awal bertenaga, namun tetap halus dengan getaran minim. Posisi duduk nyaman dengan jok empuk dan tinggi 790 mm yang ramah berbagai postur. Ilustrasi diler resmi Vespa, yang memajang Vespa Sprint terbaru. Walaupun demikian, posisi duduk untuk pembonceng tidak begitu ideal. Kurang nyaman untuk perjalanan jauh. Test ride Vespa Sprint Tech 2026 Selain itu, karakter suspensi depan single arm membuat handling terasa kurang stabil saat kecepatan tinggi atau menikung agresif. Untuk konsumsi BBM, hasil pengujian menunjukkan angka 39,2 kilometer per liter, tergolong efisien untuk mesin 180 cc. Dengan tangki 7,5 liter, jarak tempuh bisa mendekati 300 kilometer. Biaya operasional juga masih rasional, dengan servis ringan sekitar Rp 235.000, dan total biaya servis ringan saat seluruh komponen fast moving diganti berada di kisaran Rp 800.000 hingga Rp 1 jutaan. Soal harga, Sprint Tech dibanderol Rp 66 juta. Namun tersedia skema kredit dengan uang muka mulai Rp 8 juta dan cicilan sekitar Rp 2 jutaan per bulan, membuatnya lebih mudah dijangkau. Secara keseluruhan, Vespa ini menawarkan paket lengkap. Dari desain ikonik, fitur modern, hingga performa meningkat. Meski tetap dengan karakter berkendara khas yang perlu kompromi. Kesimpulan fitur paling lengkap di jajaran Sprint dan Primavera rem ABS depan dan belakang performa mesin meningkat getaran minim posisi berkendara nyaman Kekurangan: handling kurang stabil untuk menikung agresif respons layar TFT agak lambat ergonomi penumpang kurang nyaman harga tergolong tinggi kapasitas tangki mengecil Spesifikasi Vespa Sprint Tech: - Mesin: i-get, 4 langkah, 1 silinder, 3 katup- Kapasitas: 174,1 cc- Tenaga: 11 kW atau setara 14,7 Tk pada 8.250 rpm- Torsi: 13,7 Nm pada 6.500 rpm- Transmisi: CVT otomatis- Pendingin: udara bertekanan- Suspensi depan: lengan tunggal + pegas helikal- Suspensi belakang: peredam kejut dengan 4 setelan- Rem depan: cakram 220 mm ABS- Rem belakang: cakram 220 mm ABS- Ban: 110/70-12 (depan), 120/70-12 (belakang)- Dimensi (PxL): 1.870 mm x 735 mm- Jarak sumbu roda: 1.340 mm- Tinggi jok: 790 mm- Kapasitas tangki: 7,5 liter KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang