Salah satu teknologi self charging pada mobil hybrid adalah memanfaatkan energi kinetik atau energi gerak saat mobil melambat. Gerakan tersebut bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan daya listrik. Energi kinetik ini terbatas hanya ketika mobil dalam kondisi bergerak, ketika sudah berhenti maka energi kinetik akan habis, sehingga self charging berakhir. Agar energi kinetik awet, maka ada anggapan bahwa pedal rem sebaiknya tidak diinjak saat deselerasi. Sehingga mobil bergerak lebih lama dan bisa mengoptimalkan self charging. Paryudi, Technical Leader Nasmoco Bantul, Yogyakarta, mengatakan, anggapan tak menginjak pedal rem bisa mengoptimalkan self charging dari rem regeneratif tidak benar. “Faktanya, saat deselerasi tanpa menginjak pedal rem, rem regeneratif akan aktif dengan memanfaatkan engine brake, sementara saat pedal rem diinjak, porsinya ditambah, sehingga energi kinetik yang diubah menjadi daya listrik lebih banyak,” ucap Paryudi kepada KOMPAS.com, Selasa (20/1/2026). Secara logika, menginjak pedal rem sama saja akan memperpendek durasi mobil melaju saat proses rem regeneratif bekerja, sehingga dianggap daya listrik yang dihasilkan lebih sedikit. Tombol Power Veloz Hybrid “Mobil hybrid punya electronic control unit (ECU) sebagai pusat perintah, sistem akan membaca ketika pengemudi menginjak pedal rem atau tidak, saat pedal rem diinjak porsi rem regeneratif akan bertambah,” ucap Paryudi. Sehingga, ketika pengemudi menginjak pedal rem atau hanya melepas pedal gas saat deselerasi, tidak berpengaruh terhadap efisiensi self charging. “Rem regeneratif akan mencapai puncak kinerjanya ketika mobil lewat jalan menurun, pengemudi bisa menginjak pedal rem dan memposisikan tuas transmisi ke B, maka self charging akan optimal,” ucap Paryudi. Riski Permana, Marketing Planning & Customer Relation Dept Head Nasmoco Group mengatakan self charging pada mobil hybrid akan terjadi ketika pengemudi melakukan deselerasi. Tampilan layar display (MID) New Veloz Hybrid “Pengemudi bisa memantau besarnya daya self charging dari layar informasi (MID), dari situ pengemudi bisa belajar cara mengoptimalkan efisiensi, dan tahu apa yang menyebabkan konsumsi BBM meningkat atau jadi lebih hemat,” ucap Riski kepada KOMPAS.com, belum lama ini. Saat pengemudi melakukan deselerasi, baik dengan menginjak pedal rem atau tidak, rem regeneratif akan aktif dan mengubah energi gerak menjadi daya listrik, untuk disimpan ke dalam baterai. Oto Journey 2024 - Toyota Yaris Cross Hybrid “Sehingga, jarak tempuh mode EV akan lebih jauh, dampaknya efisiensi meningkat karena jumlah BBM terpakai sedikit, tapi jarak tempuhnya lebih panjang,” ucap Riski. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang