Penamaan produk kendaraan bukan sekadar soal estetika, tetapi juga mencerminkan karakter yang ingin ditampilkan. Hal ini juga berlaku pada Tyranno, motor listrik Indomobil Emotor yang punya tampilan maskulin. Desainer Indomobil Emotor, Nono Sumarno yang akrab disapa Mang No, menjelaskan bahwa nama tersebut terinspirasi dari sosok yang kuat dan tangguh. “Karena memang sosoknya adalah untuk adventure. Di mana waktu zaman dulu, untuk rajanya hewan, ya T-Rex. Jadi kami ambil nama Tyranno, karena memang sosok motornya keras, karakternya,” katanya kepada Kompas.com, di Jakarta belum lama ini. PT Indomobil eMotor Internasional resmi meluncurkan Indomobil eMotor Tyranno di Bandung. Menurut dia, karakter tersebut sengaja dihadirkan untuk menggambarkan motor yang siap digunakan di berbagai kondisi jalan, terutama untuk kebutuhan petualangan. Meng No mengatakan, selain soal nama, pemilihan teknologi penggerak juga menjadi perhatian. Indomobil Emotor memilih menggunakan sistem hub drive di roda belakang ketimbang mid drive yaitu mesin di tengah seperti Gesits, yang saat ini juga cukup populer di motor listrik. "Mid drive itu, mohon maaf, untuk motor listrik belum ada di kami. Karena kami menggunakan motor hub, itu bisa common use ke beberapa motor yang lain," ujar Mang No. Pria yang lama jadi tim pengembangan motor Jepang tersebut mengatakan, pertimbangan pakai hub drive ialah bisa lebih gampang diaplikasikan ke beberapa motor lain. Indomobil Emotor Tyranno Penggunaan hub drive memberikan fleksibilitas lebih tinggi, di mana dengan satu sistem yang bisa digunakan di berbagai model, proses produksi dan pengembangan menjadi lebih efisien. Di sisi lain, faktor harga juga menjadi pertimbangan penting. Teknologi mid drive dinilai masih relatif mahal untuk saat ini, sehingga berpotensi membuat harga motor menjadi kurang terjangkau bagi konsumen. "Betul, dan memang terus terang saja, mid-drive itu lebih mahal. Kami khawatir harganya tidak terjangkau oleh konsumen," katanya. "Karena motor listrik sudah mahal sekali, tapi ke depan tetap akan jadi bahan pilihan,” ujar Mang No. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang