Isu mengenai berhentinya operasional Gesits sempat beredar di kalangan pengguna motor listrik. Namun kabar tersebut telah dibantah oleh pihak perusahaan. Meski demikian, isu tersebut juga sempat sampai ke pelaku industri motor listrik lain, termasuk Indomobil Emotor. Menanggapi hal itu, CEO Indomobil Emotor, Pius Wirawan, mengaku belum mengetahui secara pasti kondisi yang sebenarnya. Namun sebagai sesama pelaku industri motor listrik, pihaknya berharap seluruh pihak yang terlibat tetap dalam keadaan baik. DIO DANANJAYA/ KOMPAS.com "Kita juga tidak tahu, tapi kita berdoa agar manajemennya baik-baik saja. Karyawan-karyawan yang bekerja, teman-teman kita juga baik-baik saja, dan terutama para konsumennya," kata Pius yang ditemui di Jakarta, Kamis (12/3/2026). "Karena merek tersebut merupakan salah satu pionir, tentunya jumlah konsumennya juga banyak. Bagaimana jaringan dan keberlanjutan layanan aftersales ke depannya," katanya. Pius mengatakan, setiap merek tentu memiliki strategi bisnis yang berbeda-beda dalam menjalankan usahanya. "Sejujurnya saya juga tidak memahami alasan detailnya seperti apa. Mungkin bisa dikonfirmasi langsung ke pihak terkait,” ujarnya. Gesits GV1 akhirnya resmi diperkenalkan ke publik dalam ajang Jakarta Fair 2025 Sementara itu, saat dikonfirmasi Kompas.com, pihak Gesits menegaskan bahwa aktivitas penjualan motor listrik Gesits masih berjalan normal di Indonesia. Corporate Secretary PT Gesits Motor Nusantara, Nurrahman, mengatakan bahwa perusahaan masih memasarkan produknya seperti biasa. “Enggak kita masih jualan,” kata Nurrahman saat , Rabu (11/3/2026). Ia menambahkan, lini produk yang dipasarkan juga masih sama seperti sebelumnya. Model yang tersedia saat ini antara lain Gesits GV1, Gesits Raya, dan Gesits G1. “Produknya masih sama dengan yang sebelumnya. Terakhir launching GV1. G1 dan Raya masih juga,” katanya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang