Kesempatan menjajal motor listrik terbaru dari Indomobil eMotor ini saya lakukan di booth pameran IIMS 2026. Kesan pertama saat duduk di atas QT dan QT Pro, motor ini terasa kecil dan ringan. benar ramah untuk pemula atau pengendara dengan tinggi badan di bawah 160 cm. Posturnya kompak, tidak intimidatif, dan mudah dikendalikan sejak awal. Joknya memang tidak terlalu panjang, tetapi cukup lebar. Saat berhenti, posisi kaki saya agak melebar sehingga masih sedikit jinjit, namun tetap terasa aman. Motor listrik Indomobil Emotor QT Dari sisi ergonomi, posisi berkendaranya cukup nyaman untuk pemakaian harian. Setang terasa tinggi dan mudah dijangkau, tidak terlalu rendah sehingga tangan tidak cepat pegal. Posisi kaki juga cukup rileks, walau sedikit lebih tinggi dibandingkan skutik konvensional bermesin bensin. Saat saya coba melewati ram tanjakan di booth Indomobil Emotor, motor listrik ini mampu melibas tanpa kendala berarti. Tarikannya terasa halus dan responsif untuk kebutuhan ringan. Handling-nya juga ringan dan lincah, mudah diajak bermanuver di ruang sempit. Motor listrik Indomobil Emotor QT Sayangnya, karena area pengetesan cukup terbatas, saya belum bisa menggali performanya lebih jauh, terutama untuk kecepatan menengah atau jarak lebih panjang. Secara umum, QT dan QT Pro menjadi motor listrik termurah di jajaran Indomobil eMotor. Karakternya cocok untuk pemula yang baru belajar naik motor, atau pengguna yang ingin mulai beralih ke kendaraan listrik tanpa harus langsung ke model yang besar dan mahal. Soal fitur, keduanya terbilang lengkap di kelasnya. Ada Traction Control System untuk menjaga kestabilan roda di berbagai kondisi jalan. Test ride Indomobil Emotor QT Fitur keyless juga sudah tersedia, sehingga motor bisa dioperasikan tanpa kunci konvensional, cukup dengan remote atau NFC key. Khusus QT Pro, terdapat tambahan Hill Start Assist yang membantu menahan motor saat berhenti di tanjakan agar tidak mundur, serta teknologi regenerative braking. Keduanya juga dibekali Push Assist Mode dan Reverse Mode untuk memudahkan manuver, anti-theft alarm, serta suspensi yang bisa disetel hingga lima tingkat. Perlindungan IP67 membuat motor ini tahan terhadap air dan debu. Motor listrik Indomobil Emotor QT Secara tampilan, desain retro futuristik dengan identitas lampu LED tampil cukup mencolok. Selain itu, informasi berkendara ditampilkan melalui Smart LED Display. Dari sisi spesifikasi, QT memiliki bobot 82,5 kg dengan baterai 60 V 24 Ah berkapasitas 1,44 kWh. Sementara QT Pro lebih berat di angka 95,7 kg dengan dua baterai 60 V 24 Ah berkapasitas total 2,88 kWh. Motor listriknya memiliki rated power 1,5 kW dan peak power 2,0 kW, cukup untuk mobilitas dalam kota. Ruang bagasinya pun cukup lapang, mencapai 27 liter, cukup untuk kebutuhan harian. Motor listrik Indomobil Emotor QT Impresi pertama saya, QT dan QT Pro bukan motor listrik yang mengejar sensasi performa, melainkan kemudahan dan kenyamanan. Untuk penggunaan harian jarak dekat, terutama di lingkungan perkotaan, keduanya terasa praktis dan bersahabat. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang