Build Your Dreams (BYD) dikabarkan akan menjadi produsen China pertama yang berkompetisi di Formula 1 alias F1. Menurut informasi yang beredar, mereka sedang melakukan penjajakan intensif dengan pihak-pihak terkait.Disitat dari Bloomberg dan Carnewschina, Rabu (11/3), rencana tersebut merupakan upaya BYD meningkatkan brand awareness secara global. Hal itu sejalan dengan masifnya ekspansi mereka ke pasar-pasar di luar Asia. Sebagai catatan, BYD sudah menghentikan produksi mobil bermesin pembakaran murni (ICE) sejak empat tahun terakhir. Kini perusahaan tersebut hanya fokus pada kendaraan listrik murni (BEV) dan plug-in hybrid (PHEV).BYD dikabarkan mau ikut F1. Foto: REUTERS/ANNEGRET HILSERencana masuknya BYD dinilai cukup relevan dengan arah teknologi terkini F1. Dalam lebih dari satu dekade terakhir, jet darat itu sudah menggunakan sistem hybrid yang menggabungkan mesin ICE dan baterai.Bahkan, mulai musim 2026, regulasi power unit di F1 mengalami perubahan signifikan. Porsi tenaga listrik kini jauh lebih besar hingga membuat mobil secara konsep hampir 50 persen listrik.Sistem MGU-K kini mampu menyalurkan tenaga hingga 350 kW ke roda belakang, hampir tiga kali lipat dibandingkan sebelumnya yang hanya 120 kW. Artinya, sekitar setengah tenaga mobil F1 sekarang berasal dari motor listrik, dipadukan dengan mesin 1.6 liter V6 turbo.Jika benar masuk F1, BYD kemungkinan akan memanfaatkan teknologi dari sub-brand premiumnya, Yangwang. Salah satu model paling ekstrem dari brand tersebut adalah U9. Hypercar listrik itu memakai platform e⁴ dengan empat motor listrik independen.Yangwang U9 Extreme Foto: Dok. BYDTenaganya mencapai sekitar 960 kW atau setara 1.287 hp dan mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu sekitar 2,3 detik. Bahkan versi ekstremnya diklaim bisa menembus 3.000 tenaga kuda.Hingga kini belum jelas bagaimana BYD akan masuk ke F1. Ada dua kemungkinan: menjadi tim baru atau mengakuisisi tim yang sudah ada. Salah satu nama yang disebut dalam rumor adalah tim Alpine F1 Team yang kini dimiliki Renault.Selain F1, BYD juga disebut-sebut tertarik masuk ke ajang balap ketahanan dunia, FIA World Endurance Championship.BYD bukan satu-satunya pabrikan China yang mulai melirik dunia motorsport. Chery dilaporkan mempertimbangkan turun di ajang 24 Hours of Le Mans, sementara Nio sudah lebih dari satu dekade berlaga di Formula E.