Penggunaan bahan bakar yang tepat menjadi hal penting bagi pemilik mobil, terutama untuk kendaraan dengan mesin turbo. Banyak anggapan yang menyebut mobil turbo wajib menggunakan BBM dengan oktan tinggi seperti Pertamax Turbo. Namun, benarkah demikian? Pemilik bengkel Iwan Motor Honda di Solo, Iwan, mengatakan mesin turbo memang memiliki kebutuhan bahan bakar yang berbeda dibandingkan mesin biasa. Menurutnya, mesin turbo bekerja dengan tekanan dan suhu yang lebih tinggi di ruang bakar, sehingga lebih rentan mengalami knocking atau ngelitik jika menggunakan bahan bakar dengan oktan rendah. Ilustrasi pengisian BBM Pertamax Turbo di SPBU Pertamina. Harga Pertamax Turbo terbaru. Harga Pertamax September 2025. Harga Pertamax Turbo hari ini. Harga Pertamax Turbo 2025. “Mobil turbo biasanya butuh oktan lebih tinggi karena tekanan dan suhu di ruang bakar lebih besar, jadi lebih rentan ngelitik (knocking),” kata Iwan kepada Kompas.com, Minggu (19/4/2026). Meski begitu, ia menegaskan bahwa tidak semua mobil turbo harus menggunakan BBM dengan oktan tinggi seperti Pertamax Turbo (RON 98). Ia menyarankan agar pemilik kendaraan selalu mengacu pada rekomendasi pabrikan yang tertera pada buku manual atau tutup tangki bahan bakar. “Banyak mobil turbo modern di Indonesia cukup menggunakan RON 92 atau Pertamax, umumnya untuk mobil non-Eropa,” kata dia. Namun, untuk beberapa mesin dengan performa lebih tinggi, penggunaan BBM dengan oktan lebih besar memang dianjurkan. “Beberapa mesin yang lebih bertenaga memang dianjurkan minimal RON 95 atau bahkan harus RON 98,” ucapnya. Iwan juga mengingatkan, penggunaan bahan bakar dengan oktan di bawah rekomendasi dapat menimbulkan berbagai dampak negatif. “Kalau pakai oktan di bawah rekomendasi, mesin bisa ngelitik, tenaga turun, konsumsi BBM jadi boros, dan dalam jangka panjang bisa merusak mesin,” kata dia. “Jadi kesimpulannya, mobil turbo tidak wajib Pertamax Turbo, tapi wajib mengikuti minimal RON yang direkomendasikan pabrikan,” ucap Iwan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang