Pengguna kendaraan modern semakin selektif dalam memilih bahan bakar minyak (BBM), terutama yang menawarkan efisiensi pembakaran, performa lebih baik, dan emisi lebih rendah. Sementara itu, Pertamina memiliki beberapa pilihan BBM beroktan tinggi yang diminati masyarakat, yaitu Pertamax Green 95 dan Pertamax Turbo. Keduanya kerap dibandingkan karena sama-sama menawarkan teknologi aditif dan nilai oktan tinggi yang mendukung performa mesin kendaraan modern. Namun, bolehkah Pertamax Green 95 dan Pertamax Turbo dicampur? Ilustrasi pengisian BBM Pertamax Turbo di SPBU Pertamina. Harga Pertamax Turbo terbaru. Harga Pertamax September 2025. Harga Pertamax Turbo hari ini. Harga Pertamax Turbo 2025. Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina PPN Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengatakan, Pertamina tidak menyarankan pengguna mencampur Pertamax Green 95 dengan Pertamax Turbo. “Maksudnya kalau sudah menggunakan suatu bahan-bahan tertentu yang lebih baik, sebaiknya konsisten. Misalnya sebelumnya ya kayak testimoni ojol-ojol yang pakai Pertalite RON 90. Terus dia pakai 95 Pertamax Green, ya pasti dalam 1 atau 2 hari belum terasa,” katanya kepada Kompas.com, Selasa (18/11/2025). “Tapi kalau sudah hari ketiga, mesinnya sudah terbiasa menggunakan Green, terus yang di dalamnya juga sudah drain, tidak ada lagi 90, ya pasti akan impact-nya terasa. Gambarannya seperti itu,” katanya. Taufiq menambahkan bahwa dampak penggunaan BBM tidak hanya dipengaruhi oleh angka oktan, tetapi juga konsistensi pemakaian. Ia mencontohkan proses transisi dari RON 90 ke RON 95 yang membutuhkan waktu sebelum efeknya benar-benar terasa di mesin “Kalau pencampuran kan pasti terjadi di dalam mesinnya ketika sebelumnya kita pakai RON 90, lalu beralih ke RON 95. Efeknya tidak langsung terasa karena masih ada sisa-sisa RON 90. Setelah penuh menggunakan RON 95 selama sekitar seminggu, barulah impact-nya terasa, seperti yang dirasakan para ojol saat menggunakan Pertamax Green,” katanya. Jadi, penggunaan Pertamax Green 95 ataupun Pertamax Turbo sebaiknya disesuaikan dengan spesifikasi mesin dan dipakai secara konsisten, sehingga manfaatnya terhadap performa dan efisiensi pembakaran dapat dirasakan secara optimal. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.