JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara mengimpor truk dan mobil pikap asal India untuk sarana operasional Koperasi Desa Merah Putih masih menjadi pemberitaan media nasional pekan ini. Dua merek kendaraan niaga yang dilibatkan adalah Tata Motors dan Mahindra & Mahindra Ltd. Meski telah ada industri mobil nasional namun pemerintah malah memasok kebutuhan Kopdes lewat impor. Ricky Christian, Marketing Director Wuling Motors, turut memberikan tanggapan mengenai polemik ini. Menurutnya industri otomotif di Indonesia sebenarnya mampu untuk memenuhi kebutuhan dari PT Agrinas. “Kami berpendapat bila industri otomotif di Indonesia dapat memenuhi kebutuhan tersebut dan tentunya memberikan multiplier effect yang positif,” katanya kepada Kompas.com, Rabu (25/2/2026). Ricky menjelaskan, saat ini di Indonesia sendiri sudah banyak pabrikan otomotif yang memproduksi kendaraan komersial ringan. Bahkan pabrik tersebut punya rantai pasok yang didukung oleh tenaga kerja lokal. Maka dari itu secara kesiapan, produk pikap buatan dalam negeri sudah sangat matang. Wuling Formo Max menghadirkan kendaraan niaga dengan berbagai fitur kenyamanan modern, seperti power steering, power windows, dan air conditioner (AC). “Hal tersebut karena saat ini sudah terdapat beberapa pabrikan otomotif di dalam negeri yang juga meniagakan segmen komersial ringan, memiliki rantai pemasok dan jaringan pelayanan serta didukung tenaga kerja lokal yang kompeten,” katanya. Sebelumnya, Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, kapasitas produksi kendaraan pikap nasional saat ini mencapai sekitar satu juta unit per tahun. Produsen pikap tersebut adalah PT Astra Daihatsu Motor, PT Isuzu Astra Motor Indonesia, PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Indonesia, PT Suzuki Indomobil Motor, PT Sokonindo Automobile dan PT SGMW Motor Indonesia. Sementara itu, pabrik PT SGMW Motor Indonesia di Cikarang, Jawa Barat memproduksi Wuling Formo Max yang merupakan produk pikap andalan Wuling. Pikap Formo Max dibekali mesin 1.485 cc dan sudah dilengkapi tipe mesin 4 silinder DOHC KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang