Setelah resmi dipasarkan, Wuling Motors telah memulai pengiriman Eksion yang menjadi sport utility vehicle (SUV) elektrifikasi terbarunya ke garasi konsumen. Sampai saat ini jumlah yang telah terkirim ke konsumen diklaim telah mendekati 1.000 unit. Sementara untuk total pemesanan atau SPK-nya, mencapai 1.500 unit. Dari jumlah pemesanan tersebut, secara penyerapan pasar, Senior Manager Brand Communication Wuling Motors Brian Gomgom mengatakan, didominasi varian Eksion EV atau listrik murni. "Secara porsi penjualan dari Eksion 70 persen masih didominasi yang EV dan 30 persennya ada di PHEV. Jadi masih (besar) yang EV," ucap Gomgom di sela-sela media drive di Yogyakarta, Kamis (4/6/2026). Wuling Eksion PHEV Jakarta-Yogyakarta Lebih lanjut Gomgom mengatakan, faktor utama dari penyerapan pasar yang didominasi Eksion varian listrik murni bukan hanya karena dari segi harga yang lebih terjangkau dari versi PHEV, tapi juga image Wuling sendiri. Menurutnya, image Wuling di Indonesia dipandang sebagian besar masyarakat lebih sebagai produsen mobil listrik. "Jadi ketika kita hadirkan yang EV, maka orang akan berpikir ya kalau Wuling beli EV. Jadi lebih ke top of mind dari masyarakat sebenarnya. Ini juga sama seperti Darion, 80 persen itu EV dan 20 persennya PHEV," katanya. Wuling Eksion EV Sedangkan ketika ditanya soal sebaran distribusi Wuling Eksion yang sudah terpesan saat ini, diklaim didominasi area Jabodetabek, terutama Jakarta, lalu diikuti beberapa kota lain seperti Surabaya, Medan, Makassar, Bali, dan Bandung. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang