Wuling Aira EV dipastikan akan meluncur di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Meski hadir sebagai model baru, Wuling menegaskan Aira EV tidak menggantikan Air EV yang sudah lebih dulu dipasarkan di Indonesia. Sekilas, kedua mobil listrik mungil tersebut memang memiliki konsep yang serupa. Namun, jika ditelusuri lebih jauh, Wuling Aira EV membawa sejumlah perubahan teknis dan fitur yang membuatnya tampil sebagai produk berbeda. Product Communication Manager Wuling Motors Danang Wiratmoko mengatakan, salah satu perubahan paling mencolok terdapat pada konfigurasi bodi. Tuas transmisi Wuling Aira EV Jika Air EV menggunakan dua pintu, Aira EV kini hadir dengan empat pintu sehingga akses menuju bangku baris kedua menjadi lebih praktis. Selain itu, dimensi Aira EV juga sedikit lebih besar sehingga ruang kabinnya diklaim terasa lebih lapang dibanding pendahulunya. Tuas Transmisi dan Pengisian Daya Berubah Perubahan juga terlihat di dalam kabin. Secara desain, tata letaknya masih mengusung konsep minimalis dengan sedikit tombol fisik, tetapi terdapat sejumlah pembaruan pada fitur. "Posisi shift lever (tuas transmisi) kalau di Air EV itu modelnya rotary, di Aira dia pakai shift lever (tuas di belakang lingkar kemudi)," kata Danang di Cikarang, Jawa Barat (11/7/2026). Layar head unit Wuling Aira EV Layar head unit pada Aira EV juga memiliki rasio yang lebih lebar. Di sisi lain, mobil ini tidak lagi dibekali fitur voice command seperti model lainnya, melainkan mengandalkan koneksi gawai yang menghubungkan ponsel dengan sistem infotainment. "Kalau di Aira EV tidak ada Wuling Indonesian Command (WIND), tetapi sudah kita lengkapi dengan smartphone interconnection," ujar Danang. Perbedaan penting lainnya terdapat pada sistem pengisian daya. Wuling Aira EV sudah menggunakan konektor CCS2 yang mendukung pengisian AC maupun DC fast charging. Sementara itu, Air EV masih mengandalkan pengisian AC charging. “Kalau di China mereka menggunakan charging port tipenya yang GPT Standar nasional China. Sementara di Indonesia kami sesuaikan dengan ekosistem yang sudah ada di sini berupa fast charging CCS2,” ucap Danang. Wuling Aira EV Baterai Lebih Besar, Harga Lebih Murah Untuk sumber tenaga, Wuling Aira EV dibekali baterai berkapasitas 25,1 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 300 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Angka tersebut berada di level tertinggi yang juga ditawarkan Air EV, tetapi Aira EV hadir dengan paket teknologi pengisian daya yang lebih modern. Menariknya, Wuling berencana memasarkan Aira EV dengan harga di bawah Rp 200 juta saat resmi diperkenalkan di GIIAS 2026. Jika benar demikian, mobil listrik ini berpotensi menjadi salah satu pilihan paling terjangkau di kelasnya, sekaligus bersaing dengan sejumlah city car listrik baru yang mulai bermunculan di pasar Indonesia.