Setelah Darion, Wuling Motors akhirnya resmi memasarkan Eksion sebagai produk elektrifikasi terbarunya yang hadir dalam dua varian, listrik murni dan plug-in hybrid (PHEV). Hadirnya varian PHEV dilakukan untuk menjawab kebutuhan konsumen yang membutuhkan mobil dengan efisiensi bahan bakar serta ramah lingkungan, tanpa khawatir soal infrastruktur pengisian daya. Wuling Eksion PHEV sendiri diklaim mampu menempuh jarak hingga 1.000 kilometer (km) lebih dalam kondisi bahan bakar dan baterai yang terisi penuh. Melalui teknologi PHEV yang disematkan, tak hanya membuat Wuling Eksion menawarkan segi efisiensi bahan bakar saja, tapi juga sensasi berkendara layaknya mobil listrik. Wuling Eksion PHEV Jakarta-Yogyakarta Hal ini karena saat baterai berkapasitas 20,5 kWh terisi penuh, Eksion PHEV mampu menempuh jarak hingga 125 km dalam mode listrik murni tanpa melibatkan kerja mesin bensinnya. Mode Energi Ada empat mode energi yang dimiliki Wuling Eksion PHEV, yakni EV Max, EV First, Hybrid, dan Fuel Priority. Masing-masing memiliki peruntukan yang berbeda-beda, dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan saat berkendara. Product Communication Manager Wuling Motors Danang Wiratmoko menjelaskan, keempat mode energi tersebut bisa diatur melalui menu kendaraan yang ada pada head unit. Mode Energi Wuling Eksion PHEV "Ada EV Max, mode ini akan memprioritaskan penggerak yang bersumber dari tenaga baterainya. Lalu EV First, bisa dipilih kalau ingin memprioritaskan penggerak listrik dan ketika dibutuhkan, mesin bensinnya akan membantu," kata Danang kepada Kompas.com di Purwokerto, Jumat (5/6/2026). Sementara untuk Hybrid, lanjut Danang, menjadi mode yang sangat praktis dengan cara kerja seperti mobil hybrid pada umumnya. Pada mode ini, selain menjaga efisiensi bahan bakar, sistem juga ikut menjaga pengisian baterai agar seimbang menyesuaikan kebutuhan saat berkendara. "Untuk yang terakhir, yaitu Fuel Priority, ini mode yang cocok digunakan ketika berkendara jarak jauh dan tidak yakin di tempat tujuan ada fasilitas pengisian daya. Sesuai namanya, mode ini akan memprioritaskan kerja mesin bensin," ujar Danang. Ling Power Wuling Eksion PHEV hadir dengan sistem hybrid yang dinamakan Ling Power Hybrid System. Menurut Danang, ada beberapa komponen utama yang saling bersinergi, di antaranya mesin bensin 1.500 cc yang dihubungkan dengan motor penggerak sebesar 145 kW, lalu baterai berkapasitas 20,5 kWh. Mesin 1.500 cc Wuling Eksion PHEV "Perpaduannya bisa menghasilkan efisiensi dan performa tanpa kompromi. Ketika dimaksimalkan, Eksion PHEV ini bisa menempuh jarak lebih dari 1.000 km dalam satu kali pengisian bensin dan daya baterai," ujarnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang