Test Drive Wuling Darion Perjalanan dari Bali menuju Jakarta biasanya identik dengan kelelahan panjang, strategi berhenti untuk mengisi bahan bakar, atau sekadar melemaskan tubuh di rest area. Namun pengalaman kali ini berbeda. VIVA Otomotif diajak jajal Darion PHEV, sebuah perjalanan jarak jauh yang menguji bagaimana sebuah mobil keluarga elektrifikasi mampu menuntaskan rute lebih dari 1.200 kilometer tanpa pengisian ulang bensin maupun listrik. Targetnya ambisius, tetapi Darion justru tampil meyakinkan.Perjalanan dimulai dari Bali pada pagi hari. Sebelum berangkat, tak lupa memeriksa informasi lengkap di panel instrumen yang menunjukkan bagaimana Darion mengelola energi selama pengujian sebelumnya. Angkanya cukup mencengangkan: yaitu total perjalanan sebelumnya mencapai 2.645 kilometer dengan distribusi yang hampir seimbang antara penggunaan motor listrik dan sistem hybrid—1.289 kilometer ditempuh dalam mode EV dan 1.356 kilometer menggunakan HEV. Untuk perjalanan Bali–Jakarta sendiri, sistem mencatat jarak 1.208,4 kilometer, lengkap dengan sisa baterai 32 persen dan jarak tempuh EV tersisa 29 kilometer saat tiba di Jakarta. Data ini memberi gambaran awal bahwa sistem hybrid Darion tidak hanya efisien, tetapi juga cerdas dalam membaca kebutuhan mobil dan pengemudi. Tes Drive Wuling Darion Etape pertama menuju Banyuwangi menjadi fase pemanasan yang menyenangkan. Jalan pesisir Bali yang landai membuat Darion bekerja hampir sepenuhnya dalam mode listrik. Perpindahan tenaganya halus, hampir tidak terasa, dan kabin yang dilengkapi electric captain seat dengan ventilasi membuat perjalanan awal ini benar-benar nyaman. Mobil membawa empat orang dewasa beserta barang bawaan dengan total bobot mencapai 314,8 kilogram, tetapi itu tidak membuat performanya melemah. Akselerasinya tetap lincah ketika motor listrik bekerja dominan, dan kenyamanan kabinnya menjadi modal penting menghadapi rute panjang berikutnya.Sensasi berbeda muncul saat memasuki etape Banyuwangi–Solo. Jalanan mulai menghadirkan tantangan: tanjakan panjang, tikungan tajam, dan kondisi lalu lintas yang berubah-ubah. Di sini, sistem hybrid Darion mulai bekerja lebih intens. Mesin bensin dan motor listrik saling mendukung sesuai kebutuhan.Dedicated Hybrid Transmission membantu memastikan perpindahan tenaga berlangsung mulus, bahkan ketika mobil harus beradaptasi dari jalur pegunungan ke jalan lurus panjang. Efisiensi tetap terjaga, sementara performa tidak pernah terasa ragu meski mobil membawa beban penuh.Etape terakhir menuju Jakarta menjadi momen krusial untuk menilai kemampuan manajemen energi Darion. Jalan tol Trans Jawa yang panjang, stabil, namun monoton membutuhkan kecepatan konstan yang cenderung menguras baterai jika tidak hati-hati. Dalam etape ini, kendaraan banyak menggunakan mode Standard dan Eco demi menjaga konsumsi energi tetap konsisten.Layar energi terus dipantau, dan semakin mendekati ibu kota, rasa penasaran mengenai sisa daya semakin besar. Hasil akhirnya di luar ekspektasi, Darion tiba di Jakarta dengan sisa baterai 32 persen tanpa pernah mengakses charger maupun pompa bensin. Pencapaian ini menunjukkan bagaimana sistem Ling Power Hybrid bekerja optimal sepanjang rute.Kenyamanan kabin menjadi faktor penting yang membuat perjalanan terasa lebih mudah dihadapi. Interior Walnut Brown dan Carbon Black menghadirkan kesan hangat, sementara filter udara PM2.5 menjaga kualitas udara kabin tetap bersih sepanjang perjalanan antarprovinsi.Konfigurasi 2+2+3 memberikan ruang gerak memadai, dan captain seat ber-ventilasi di baris kedua benar-benar membantu menjaga kondisi fisik pengemudi dan penumpang tetap prima. Fitur ADAS Level 2 juga bekerja efektif, terutama saat mobil melaju di jalur tol panjang yang membutuhkan konsistensi kecepatan dan kewaspadaan.Dari awal hingga akhir, perjalanan Bali–Jakarta ini menjadi bukti nyata bahwa Wuling Darion PHEV bukan sekadar konsep elektrifikasi. Mobil ini terbukti efisien, tangguh, dan nyaman digunakan dalam kondisi nyata. Melalui rute variatif, dari pesisir Bali, jalur pegunungan Jawa Timur, hingga tol panjang Trans Jawa, Darion tidak hanya menyelesaikan tantangan tanpa pengisian energi, tetapi melakukannya dengan sisa daya yang cukup signifikan.Sebagai informasi, Wuling Darion PHEV dijual dengan harga mulai Rp442 juta dengan varian CE dan untuk varian EX sebesar Rp492 juta dan hanya berlaku sampai 31 November 2025.