Persaingan di segmen mobil listrik keluarga semakin menarik setelah Wuling resmi meluncurkan Cortez Darion EV di kategori MPV medium. Kehadiran Darion EV ini hadir di tengah persaingan yang semakin ketat antara dua pesaingnya yang lebih dulu dikenal, yaitu BYD M6 dan Aletra L8. Dua Pilihan Penggerak Wuling Cortez Darion EV Sebagai informasi, Wuling Darion hadir dengan dua pilihan sistem penggerak, yaitu Electric Vehicle (EV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Model listrik murni dari Darion EV menjadi pesaing langsung Aletra L8, yang juga terjun di segmen MPV listrik tujuh penumpang. Keduanya menawarkan kenyamanan, teknologi, dan efisiensi khas kendaraan listrik. Desain Futuristis Wuling Darion EV memiliki desain khas mobil listrik modern dengan gril depan tertutup dan garis desain yang bersih. Aletra L8 EV Permainan lampu ramping memberikan kesan futuristis tanpa menambah ornamen berlebihan. Dengan dimensi yang cukup besar—panjang 4.910 mm, lebar 1.870 mm, tinggi 1.770 mm, dan wheelbase 2.910 mm—Darion EV terlihat memukau. Sementara itu, Aletra L8 EV menonjolkan perpaduan desain futuristis dan kokoh. Tampilan luarnya semakin menarik berkat atap panoramik, lampu LED DRL, pelek two-tone 18 inci, serta spoiler berlampu henti. Mobil ini dikembangkan dari platform Geely Jiaji dan Livan Maple 80V yang telah disesuaikan untuk pasar Indonesia. Interior dan Fitur Wuling Cortez Darion PHEV Interior Wuling Darion EV mengusung kombinasi warna Walnut Brown dan Carbon Black dengan sentuhan soft touch pada beberapa titik. Dilengkapi dengan captain seat di baris kedua dan setir kulit multifungsi, mobil ini menawarkan kenyamanan yang optimal. Konfigurasi 2+2+3 membuat ruang kabin terasa lega, dengan kursi baris kedua yang bisa direbahkan hingga 180 derajat dan baris ketiga yang cukup nyaman bagi penumpang dewasa berkat sandaran 127 derajat. Kabin juga menawarkan sunroof elektrik (untuk varian EX) dan sistem pintu geser otomatis Autocomfort Sliding Door yang dapat dioperasikan lewat layar, perintah suara, atau remote. Aletra L8 EV Semua sistem kendaraan terpusat pada layar sentuh 12,8 inci, yang menampilkan pengaturan audio, pencahayaan, dan kontrol AC. Sistem ini juga terhubung dengan Internet of Vehicle (IoV), memungkinkan pemantauan status baterai dan mode berkendara dari jarak jauh. Aletra L8 menawarkan kemewahan yang tidak kalah menarik. Interiornya dilapisi soft panel berjahitan asli, konsol bermotif kayu gelap, dan captain seat di baris kedua. Pengemudi dimanjakan dengan layar sentuh 12,4 inci, Apple CarPlay/Android Auto nirkabel, serta ambient light dengan 72 pilihan warna. Wuling Cortez Darion EV Dilengkapi dengan Active Comfort Suspension dan filter udara PM2.5, Aletra menjaga kualitas udara di dalam kabin. Performa dan Jarak Tempuh Wuling Darion EV mengandalkan motor listrik bertenaga 150 kW (201 Tk) dengan torsi 310 Nm, disalurkan ke roda depan melalui transmisi Single Reduction Gear. Baterai LFP berkapasitas 69,2 kWh diklaim mampu menempuh jarak hingga 540 km berdasarkan standar CLTC. Di sisi lain, Aletra L8 EV tersedia dalam dua varian baterai, yaitu tipe Short Range dengan jarak tempuh 415 km dan tipe Long Range yang mampu menempuh 540 km. Tenaga disalurkan melalui motor listrik tunggal yang mampu mencapai kecepatan maksimum 160 kpj dan akselerasi dari 0–100 kpj dalam waktu di bawah 11 detik. Kesimpulan Aletra L8 EV Baik Wuling Darion EV maupun Aletra L8 EV sama-sama menawarkan kombinasi teknologi modern, ruang kabin yang lega, dan efisiensi tinggi. masing memiliki pendekatan yang berbeda. Wuling lebih menonjolkan nilai fungsional dan harga yang kompetitif, sementara Aletra tampil dengan kemewahan interior dan kenyamanan berkendara yang lebih tinggi. Pilihan akhir tergantung pada kebutuhan konsumen: apakah lebih memilih efisiensi maksimal atau kemewahan dan fitur ekstra. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.