Di tengah persaingan industri otomotif yang semakin ketat, Volkswagen (VW) memilih jalur berbeda dalam membangun kedekatan dengan konsumennya. Alih-alih menonjolkan aspek rasional seperti harga atau fitur, merek asal Jerman ini justru mengedepankan pendekatan emosional membangun ikatan jangka panjang melalui pengalaman dan nilai yang dirasakan. Andrew Nasuri, Director Indomobil Group, yang menilai bahwa strategi berbasis emosi jauh lebih kuat dibanding sekadar mengandalkan logika rasional pembelian. “Sebetulnya emosional itu lebih long lasting. Jadi kalau namanya kita bilang, harga bagus, apa segala, itu jangka pendek. Sangat pendek," kata Andrew, saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (28/10/2025). Menurut Andrew, pendekatan emosional yang dimaksud bukan sekadar membuat konsumen suka pada produk, melainkan menciptakan hubungan personal yang mendalam. "Jadi itu kalau ada yang lebih bagus barang, pindah. Tapi kalau yang namanya ada emotional attachment itu, mau ada gimana pun (akan tetap),” kata Andrew. Volkswagen Indonesia resmi memperkenalkan dan menyerahkan unit perdana mobil listrik The All-Electric ID. BUZZ kepada konsumen di Bandung. VW ingin setiap penggunanya merasa menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar sebuah pengalaman dan gaya hidup yang autentik, bukan hanya kepemilikan kendaraan. Strategi ini sejalan dengan karakter VW yang dikenal memiliki sejarah panjang dan identitas kuat dalam dunia otomotif. Banyak model legendarisnya, seperti Beetle dan Kombi, yang bukan hanya dikenal karena desain atau performa, tapi juga karena kisah dan kenangan yang melekat di hati penggunanya. Meski VW meyakini pendekatan emosional lebih efektif dalam membangun loyalitas pelanggan, perusahaan tidak membeberkan secara rinci seberapa besar efektivitas strategi tersebut dalam mendorong penjualan maupun pertumbuhan merek di pasar Indonesia. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi dari pabrik ke diler atau wholesales Volkswagen ID. Buzz dari Januari sampai September 2025 totalnya mencapai 137 unit. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.