Memulai modifikasi motor listrik memang terbilang simpel, namun membutuhkan biaya yang cukup besar, terutama pada penggantian baterai. Dari tiga komponen utama pada motor listrik, yaitu baterai, controller, dan dinamo. Baterai menjadi komponen pertama yang harus diganti apabila ingin meningkatkan performa. Abdul, pemilik bengkel spesialis motor listrik Dolland Electric Motor di Jakarta, menjelaskan bahwa inti dari peningkatan performa motor listrik terletak pada baterai. Bengkel motor listrik Dolland Motor Electric di Jakarta Ia menekankan, mengganti controller atau dinamo tidak akan memberikan hasil maksimal jika baterai masih standar. "Percuma kalau semua sudah ganti tapi baterainya standar. Nanti keluar uang lagi, gimana kalau baterainya rusak? Jadi itu pengeluaran yang harus dikeluarkan," kata Abdul kepada Kompas.com belum lama ini. Jenis Baterai Menurut Abdul, peningkatan performa paling signifikan dapat dirasakan hanya dengan mengganti baterai dari tipe Sealed Lead Acid (SLA) ke Lithium Ferro-Phosphate (LiFePO4). Apalagi jika menggunakan baterai lithium, bobotnya akan lebih ringan dengan karakter tenaga yang lebih padat. "Kisarannya Rp 2,5 juta sampai seterusnya, unlimited. Itu baterainya LiFePO4 tapi yang sel-sel seken," ujar Abdul. Apabila menggunakan sel baru, biayanya akan lebih mahal, yaitu kisaran Rp 4 juta ke atas. Kapasitas baterai tersebut dapat ditambah atau diganti seluruhnya, disesuaikan dengan ruang penyimpanan yang tersedia pada motor. "Kalau motornya tidak pakai data macam-macam, bisa diganti. Kalau yang ada sistemnya, bisa dibuat modul lagi," tambah Abdul. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang