Pengguna jalan yang akan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melalui Ruas Tol Sedyatmo diminta mengatur waktu perjalanan. Pasalnya, Jasa Marga Metropolitan Tollroad akan memberlakukan rekayasa lalu lintas hingga penutupan sementara seluruh lajur dalam rangka pemasangan rambu portal (gantry). Pekerjaan tersebut dilakukan bersama PT PP (Persero) Tbk sebagai bagian dari peningkatan aspek keselamatan dan penyempurnaan informasi lalu lintas bagi pengguna jalan. Kenaikan Tarif Tol Sedyatmo Pekerjaan akan berlangsung selama dua malam, yakni Senin (27/7/2026) pukul 21.00 WIB hingga Selasa (28/7/2026) pukul 04.00 WIB di KM 26+150. Kemudian, pada Selasa (28/7/2026) pukul 21.00 WIB hingga Rabu (29/7/2026) pukul 04.00 WIB di KM 26+450, keduanya di arah Bandara Internasional Soekarno-Hatta. “Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat pelaksanaan pekerjaan tersebut,” ujar Amri Sanusi Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, dalam keterangan resmi, Jumat (24/7/2026). “Pengguna jalan diimbau untuk mengatur waktu perjalanan, mengantisipasi potensi kepadatan selama pekerjaan berlangsung,” kata dia. Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta atau Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Ada penutupan total selama beberapa menit Selama pekerjaan berlangsung, Jasa Marga akan menutup sementara bahu luar dan lajur 1 di sekitar lokasi pekerjaan. Arus kendaraan akan dialihkan menggunakan lajur 2 yang tetap dibuka untuk lalu lintas. Namun, pada tahapan pemasangan bentang portal, seluruh lajur akan ditutup sementara demi menjamin keselamatan petugas dan pengguna jalan. Profil Sedyatmo insinyur penerima pondasi cakar ayam yang namanya diabadikan sebagai nama jalan tol di Jakarta yakni Tol Bandara Soetta. Penutupan total dijadwalkan berlangsung dalam dua sesi setiap malam, yaitu pukul 22.20 22.30 WIB saat pemasangan tiang sisi median gantry, serta pukul 00.30-00.45 WIB ketika proses pemasangan bentang portal. Setelah itu, pekerjaan kembali dilanjutkan dengan penutupan bahu luar dan lajur 1 hingga pukul 04.00 WIB untuk proses perakitan, pembersihan area kerja, dan penarikan perlengkapan lalu lintas sementara. Antrean kendaraan di Gerbang Tol Kapuk di Jalan Tol Prof Sedyatmo, Jumat (18/3/2016) siang. Antrean terjadi akibat kendaraan dari arah Bandara Soekarno-Hatta dan Pelabuhan Merak, baik yang menuju Slipi ataupun Grogol, berebut masuk pintu tol reguler yang letaknya ada di tengah gerbang tol. Pengguna jalan diminta siapkan jalur alternatif Jasa Marga menyatakan pelaksanaan pekerjaan akan menyesuaikan kondisi lalu lintas dan cuaca di lapangan agar proses berlangsung aman dan lancar. Meski durasi penutupan total relatif singkat, pengguna jalan yang memiliki jadwal penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta tetap disarankan mengatur waktu keberangkatan lebih awal untuk menghindari potensi keterlambatan. Sebagai langkah antisipasi kepadatan, pengguna jalan juga dapat mempertimbangkan menggunakan jalur alternatif melalui akses keluar tol terdekat sesuai kondisi lalu lintas saat itu. Jasa Marga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mematuhi rambu sementara, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan selama melintasi area pekerjaan.