Lonjakan arus balik Lebaran 2026 mulai terasa di ruas Tol Jakarta-Cikampek pada siang ini, Selasa (24/3/2026). Sebagai upaya menjaga kelancaran lalu lintas, pengelola jalan tol bersama kepolisian melakukan pengaturan di sejumlah rest area. Dalam keterangannya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyampaikan, kini rest area KM 52B arah Jakarta ditutup sementara berdasarkan diskresi kepolisian. Arus balik mudik lebaran di ruas tol Purbaleunyi KM 125, Kota Cimahi, Jawa Barat pada Senin (23/3/2026) sore. “Kami imbau kepada pengguna Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta agar dapat memanfaatkan rest area lainnya seperti rest area KM 42B dan KM 19B," kata Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono dikutip Selasa. Selain itu rest area KM 62B juga diberlakukan sistem buka-tutup menyesuaikan kondisi di lapangan. Hal terkait diambil untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan yang masuk ke area istirahat sekaligus menjaga arus utama tetap lancar. "Sedangkan untuk pengguna jalan dari arah Jalan Tol Cipularang yang menuju Jakarta dapat menggunakan rest area KM 97B, KM 88B atau KM 72B. Sementara pengguna jalan dari arah Jalan Tol Cipali, dapat menggunakan rest area KM 130B atau KM 101B,” ujar Rivan. Ia mengingatkan, pemudik tidak harus bergantung pada rest area di dalam tol. Pengguna jalan bisa keluar di gerbang terdekat untuk mencari tempat istirahat alternatif di luar ruas tol. “Persiapkan perjalanan dengan baik, termasuk mengatur waktu dan lokasi beristirahat sebelum memasuki ruas jalan tol," kata dia. Selain pengaturan rest area, Jasa Marga bersama Polri juga melakukan pengendalian kendaraan angkutan barang di sejumlah titik krusial, seperti Gerbang Tol Palimanan dan akses masuk Tol Jakarta-Cikampek. Kawan JM, bisa mendapatkan informasi terkait lalu lintas dan korporasi melalui situs resmi Jasa Marga yang terlampir di atas atau menghubungi Call Center 14080 untuk bantuan atau informasi lapangan. pic.twitter.com/Lb8WdjozF3 — PT. JASAMARGA (@PTJASAMARGA) February 14, 2026 Pengemudi kendaraan dengan tiga sumbu atau lebih diminta mematuhi pembatasan operasional sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) yang berlaku selama periode 13-29 Maret 2026. Jasa Marga turut mengimbau masyarakat untuk menghindari periode puncak arus balik pada 24, 28, dan 29 Maret 2026. Pengguna jalan disarankan memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 25-27 Maret, serta memanfaatkan potongan tarif tol sebesar 30 persen pada 26-27 Maret di sejumlah ruas strategis. Sebagai tambahan, pengguna jalan diminta aktif memantau informasi rekayasa lalu lintas yang bersifat dinamis melalui berbagai kanal resmi, seperti call center, aplikasi Travoy, hingga media sosial resmi Jasa Marga. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang