Lonjakan arus balik Lebaran 2026 mulai terasa signifikan, terutama menuju wilayah Jabodetabek. PT Jasa Marga mencatat peningkatan volume kendaraan yang cukup tinggi, sehingga berpotensi memicu kepadatan, tidak hanya di jalan tol, tetapi juga di area peristirahatan. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan bahwa jumlah kendaraan yang kembali ke Jabodetabek pada H+5 Lebaran mengalami lonjakan tajam. Menurutnya, volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada H+5 Idulfitri 1447H/2026 (Kamis, 26 Maret 2026) mencapai 192.122 kendaraan atau meningkat 43,1 persen dibanding normal (134.273 kendaraan). Rest area ditutup Peningkatan jumlah kendaraan tertinggi tercatat terjadi di GT Cikampek Utama, yaitu sebesar 68.244 kendaraan, meningkat 162,7 persen dari lalin normal. Rivan juga mengatakan, kepadatan tidak hanya dipicu oleh tingginya volume kendaraan, tetapi juga aktivitas pemudik yang memadati rest area di sepanjang jalan tol. “Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk mengoptimalkan pemanfaatan rest area alternatif di sepanjang Ruas Tol Trans Jawa,” ujar Rivan, dalam keterangan resmi, Jumat (27/3/2026). Ilustrasi rest area di jalan tol Astra Infra Toll Road. “Mulai dari Jalan Tol Semarang-Solo KM 444 hingga Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 72, dan berada tidak jauh dari akses gerbang tol sehingga tetap mudah dijangkau oleh pengguna jalan,” kata dia. Sejumlah rest area di jalur utama arah Jakarta memang diprediksi akan mengalami kepadatan tinggi. Titik-titik yang perlu diwaspadai antara lain berada di ruas Palikanci dan Cipali yang menjadi jalur favorit pemudik. Sebagai alternatif, pemudik diimbau untuk mengatur pola perjalanan dengan memanfaatkan rest area alternatif, seperti di KM 360B dan KM 380B Ruas Batang–Semarang, maupun setelahnya di KM 130B Ruas Cipali. “Setelah beristirahat, pengguna jalan dapat kembali melanjutkan perjalanan melalui gerbang tol yang sama tanpa dikenakan tarif tambahan,” ucap Rivan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang