Puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru diprediksi terjadi Minggu (4/1/2026). Kementerian Perhubungan menyiapkan skema rekayasa lalu lintas contraflow di Tol Jakarta-Cikampek dan Jagorawi. Penerapan contraflow dilakukan untuk menjaga kelancaran lalu lintas karena meningkatnya volume kendaraan yang menuju Jakarta. Berdasarkan keterangan resmi, rekayasa lalu lintas ini diterapkan secara situasional, menyesuaikan kondisi di lapangan. Petugas membuka dua lajur usai diberlakukan skema lawan arus atau contraflow di ruas Tol Jagorawi, arah Puncak, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/5/2025). Jadwal Contraflow Contraflow Tol Jakarta–Cikampek Arah Jakarta (KM 70 s.d KM 47) Kamis–Minggu, 1–4 Januari 2026: pukul 18.00 WIB–24.00 WIB Contraflow Tol Jagorawi (Jakarta–Bogor–Ciawi) Arah Jakarta (KM 21 s.d KM 8) Jumat–Minggu, 2–4 Januari 2026: pukul 14.00 WIB–19.00 WIB. Untuk rekayasa lalu lintas lain seperti penerapa satu arah, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho mengatakan tidak perlu dilakukan. Hingga saat ini belum ada indikasi lonjakan kendaraan yang signifikan. Menurut Agus, pemantauan volume kendaraan melalui traffic counting menunjukkan sisa kendaraan yang akan masuk dan keluar Jakarta relatif seimbang. Kondisi tersebut membuat potensi kepadatan ekstrem pada arus balik dinilai rendah. "Arus balik diperkirakan tanggal 4 Januari. Tapi dari traffic counting yang kita pantau, bangkitan arusnya tidak terlalu tinggi. Jadi kemungkinan untuk one way saya rasa tidak," kata Agus. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang