Lelang mobil bekas menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang ingin mendapatkan kendaraan dengan harga kompetitif. Namun, calon pembeli tetap perlu melakukan perencanaan matang agar pembelian tidak membebani kondisi keuangan. Selain menentukan kendaraan yang diincar, peserta lelang juga perlu memahami mekanisme pelaksanaan, menghitung seluruh biaya yang akan dikeluarkan, hingga menyiapkan dana pelunasan sebelum mengikuti proses penawaran. Setidaknya ada tiga hal yang perlu dipersiapkan sebelum mengikuti lelang mobil bekas. 1. Tentukan batas maksimal penawaran Calon peserta sebaiknya menetapkan harga tertinggi yang akan diajukan saat proses bidding. Perhitungan tersebut juga perlu memasukkan biaya administrasi lelang serta kemungkinan biaya perawatan setelah kendaraan diterima. 2. Pelajari informasi unit dan mekanisme lelang Peserta perlu memeriksa daftar kendaraan, nomor lot, jadwal pelaksanaan lelang, hingga informasi mengenai kondisi unit sebelum menentukan pilihan. 3. Siapkan dana pembayaran Pastikan dana yang tersedia sesuai dengan kemampuan finansial dan memenuhi ketentuan pelunasan yang berlaku sehingga proses pembelian dapat berjalan lancar. Head of AUKSI, Bady Qadarsyah, mengatakan peserta sebaiknya sudah menentukan batas penawaran sebelum proses lelang dimulai. Ia juga menyarankan agar peserta menyiapkan lebih dari satu pilihan kendaraan. AUKSI berkolaborasi dengan DJKN Jawa Timur menggelar Halal Bihalal Lelang “Dalam mengikuti lelang, peserta perlu memiliki perhitungan yang sudah disiapkan sejak awal. Harga penawaran bukan satu-satunya komponen yang perlu diperhatikan karena terdapat biaya administrasi dan kemungkinan kebutuhan perawatan awal yang juga perlu dimasukkan ke dalam anggaran,” katanya dalam keterangan resmi. “Setidaknya pilih 2 unit yang akan diincar sehingga ada masih ada kesempatan untuk membeli unit lainnya apabila unit incaran pertama tidak dimenangkan. Dengan perencanaan tersebut, keputusan pembelian dapat tetap disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan,” lanjutnya..Menurut Bady, perencanaan sejak awal membantu peserta mengikuti proses lelang secara lebih terarah. Dengan memahami kondisi kendaraan, mekanisme lelang, dan batas anggaran yang telah ditentukan, keputusan pembelian dapat dilakukan secara lebih bijak tanpa mengganggu kondisi keuangan.