Mobil listrik atau electric vehicle (EV) mulai dilirik konsumen di pasar lelang kendaraan bekas. Meski demikian, minat terhadap mobil listrik di pasar lelang masih belum sekuat kendaraan berbahan bakar minyak (BBM). JBA Indonesia mencatat, kendaraan berbahan bakar BBM masih mendominasi unit yang tersedia di pasar lelang. Sementara, sejumlah mobil listrik dari berbagai merek mulai masuk dan mendapatkan peminat. Johan Wijaya, Marketing & Sales Division JBA Indonesia, mengatakan, kendaraan listrik saat ini memang mulai dilirik oleh buyer di lelang JBA, meskipun jumlah peminatnya masih belum sebesar kendaraan bermesin konvensional. Balai Lelang JBA Indonesia "Untuk kendaraan listrik atau EV, saat ini memang sudah mulai dilirik oleh buyer di lelang JBA, meskipun peminatnya masih belum sekuat kendaraan berbahan bakar BBM," kata Johan kepada Kompas.com, Rabu (16/9/2026). Menurutnya, kendaraan BBM masih mendominasi unit yang tersedia di JBA. Sekitar 80 persen kendaraan yang dilelang masih menggunakan bahan bakar BBM. "Sekitar 80 persen unit yang ada di JBA masih merupakan kendaraan berbahan bakar BBM," kata Johan. Meski porsinya belum sebesar kendaraan BBM, sejumlah mobil listrik mulai tersedia di pasar lelang JBA. Beberapa merek yang telah masuk dan mulai diminati buyer antara lain Wuling, BYD, dan Hyundai. "Untuk EV sendiri, beberapa merek yang sudah masuk dan mulai diminati di lelang antara lain Wuling, BYD, dan Hyundai, seperti Wuling Air EV, Wuling Binguo EV, BYD, dan Hyundai Ioniq," kata Johan. Masuknya berbagai model mobil listrik ke pasar lelang menunjukkan bahwa pilihan kendaraan elektrifikasi di pasar mobil bekas mulai semakin beragam. Namun, berdasarkan kondisi pasar saat ini, kendaraan berbahan bakar BBM masih menjadi pilihan utama di pasar lelang JBA. Mobil listrik masih berada pada tahap awal dalam menarik minat buyer lelang.