Masalah parkir mobil kerap menjadi momok bagi sebagian pengendara. Apalagi ketika mendapatkan ruang parkir yang dimensinya minim atau harus parkir dalam posisi paralel. Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), menjelaskan, parkir di tempat yang sulit sebenarnya tetap bisa dilakukan ketika pengemudi memahami posisi kendaraan dan melakukan setiap manuver secara bertahap. Hal yang paling utama adalah pengendara harus bersabar dan tidak terburu-buru, sembari memanfaatkan fitur-fitur yang tersedia pada kendaraan. "Jangan terburu-buru memutar kemudi atau mengandalkan satu sudut pandang saja. Manfaatkan spion, amati kondisi sekitar secara langsung, serta gunakan fitur pendukung kendaraan sebagai tambahan informasi saat bermanuver," ujar Hariadi dalam keterangan resminya, Sabtu (19/9/2026). Lima Langkah Menurutnya, ada lima langkah yang bisa dijadikan panduan dasar bagi pengendara ketika akan parkir di lokasi yang minim ruang, yakni: Ilustrasi parkir pararel 1. Pastikan Ruang Parkir Memadai dan Atur Posisi Awal Meski tersedia ruang yang terbatas, pengendara sebaiknya memastikan area parkir memiliki ukuran yang cukup untuk kendaraan. Sisakan jarak yang memadai agar kendaraan memiliki ruang gerak ketika mulai berbelok. Posisi awal menjadi penting karena jarak yang terlalu dekat atau terlalu jauh dari kendaraan di samping dapat membuat sudut masuk kurang tepat. Sebelum bergerak mundur, perhatikan spion kanan dan kiri serta kondisi di sekitar untuk memastikan manuver dapat dilakukan dengan aman. 2. Mundur Perlahan dan Atur Putaran Kemudi Setelah mendapatkan posisi awal yang tepat, aktifkan lampu sein untuk memberi tanda kepada pengguna jalan lain sebelum mulai bergerak mundur. Arahkan bagian belakang kendaraan masuk ke ruang parkir secara perlahan sambil memutar kemudi secara bertahap. Teknologi eNOS (Epsilon No Scan No Tap) ? sistem parkir digital tanpa tiket, tanpa kartu, dan tanpa tap memungkinkan pengguna masuk dan keluar area parkir tanpa perlu membuka kaca atau mengambil karcis. Hindari melakukan manuver secara tergesa-gesa. Bergerak dengan kecepatan rendah memberikan waktu lebih banyak bagi pengemudi untuk membaca perubahan posisi kendaraan. Selain itu, gunakan kendaraan di samping, marka parkir, atau tepi jalan sebagai titik referensi. Pada saat bersamaan, tetap perhatikan posisi bagian depan kendaraan karena sudutnya ikut berubah ketika kemudi diputar. 3. Gunakan Rear Parking Sensor untuk Membantu Membaca Jarak Sebagian besar produsen mobil, termasuk Suzuki, sudah melengkapi sejumlah produknya dengan fitur pendukung seperti rear parking sensor. Ketika bagian belakang mobil mulai masuk ke ruang parkir, jarak dengan kendaraan maupun objek di belakang perlu semakin diperhatikan. Rear parking sensor dapat membantu mendeteksi keberadaan objek di belakang saat mobil bergerak mundur. Peringatan suara dapat memberikan informasi tambahan mengenai jarak kendaraan dengan objek, terutama ketika ruang untuk bermanuver cukup terbatas. kamera 360 derajat XL7 Meski demikian, parking sensor tetap berfungsi sebagai fitur pendukung. Pengemudi tetap harus mengombinasikan informasi dari sensor dengan pengamatan melalui spion, kamera, maupun kondisi sekitar secara langsung. 4. Gunakan 360° View Camera Tak hanya rear parking sensor, beberapa model Suzuki juga sudah dilengkapi kameran 360 derajat, seperti XL7 New Alpha Hybrid. Saat bermanuver di ruang sempit, perhatian pengemudi perlu bergantian antara bagian depan, belakang, serta sisi kendaraan. Pada tahap ini, posisi mobil mulai diluruskan agar sejajar dengan tepi jalan atau kendaraan lain. Fungsi kamera 360 derajat adalah memberikan gambaran yang lebih menyeluruh terhadap kondisi di sekitar kendaraan. Tampilan dari beberapa sisi dapat menjadi tambahan referensi bagi pengemudi untuk membaca posisi mobil terhadap kendaraan lain, marka parkir, maupun trotoar. Selain itu, fitur ini dapat membantu ketika pengemudi perlu melihat area blind spot yang tidak mudah terpantau hanya melalui spion, terutama saat bermanuver di ruang sempit. 5. Koreksi Posisi Jika Diperlukan Tak kalah penting, hindari menganggap bahwa memarkir kendaraan merupakan manuver yang harus selesai dalam satu kali percobaan. Area parkir mobil di TKP Beskalan, tempat parkir yang dikelola oleh Dinas Perhubungan DIY Apabila posisi kendaraan masih terlalu dekat dengan mobil atau objek di sekitarnya, pengemudi dapat mengatur kembali posisi secara perlahan untuk mendapatkan jarak yang lebih ideal. Melakukan beberapa kali penyesuaian justru dapat memberikan kontrol yang lebih baik dibanding memaksakan kendaraan masuk dalam satu gerakan. Lakukan penyesuaian secara perlahan sambil tetap memperhatikan posisi kendaraan melalui spion, kamera, serta kondisi sekitar secara langsung. Kemampuan Tetap Jadi Utama Hariadi menjelaskan, pada dasarnya kemudahan melakukan parkir tidak hanya bergantung pada teknologi kendaraan, tetapi juga kemampuan pengemudi dalam memahami dimensi mobil dan kondisi di sekitarnya. Adanya rear parking sensor dan kamera 360 derjat pada Suzuki XL7 New Alpha Hybrid bertujuan memberikan informasi tambahan saat bermanuver. Sementara itu, kendali penuh kendaraan tetap berada di tangan pengemudi. Suzuki XL7 "Fitur kendaraan dapat membantu memberikan sudut pandang dan informasi tambahan ketika pengemudi bermanuver. Namun, prinsip utamanya tetap sama, yaitu lakukan secara perlahan, jaga konsentrasi, serta pastikan kondisi di depan, belakang, maupun sisi kendaraan aman. Tidak perlu terburu-buru atau memaksakan parkir selesai dalam satu kali manuver," ujarnya.