Pengguna mobil hybrid perlu lebih waspada saat melintasi perlintasan rel kereta api. Selain harus memperhatikan kondisi lalu lintas dan keberadaan kereta yang mau melintas, pengemudi juga perlu memahami karakter kendaraan elektrifikasi agar perjalanan tetap aman dan nyaman.Berdasarkan keterangan resmi Auto2000, pengendara mobil hybrid Toyota diingatkan untuk selalu menerapkan defensive driving, terutama ketika melewati jalur rel kereta api yang memiliki risiko cukup tinggi jika tidak dilintasi dengan benar.Toyota sendiri disebut telah membekali mobil hybrid dengan sistem perlindungan kelistrikan yang mumpuni. Komponen penting seperti baterai tegangan tinggi, inverter, kabel, hingga motor listrik sudah dirancang pakai material kuat dan dilengkapi insulator buat mencegah kebocoran listrik. Meski demikian, pengemudi tetap diminta waspada terhadap genangan air. Sebab, komponen elektrifikasi pada mobil hybrid bersifat water resistant atau tahan air, tidak kedap air. Jika dipaksa menerjang banjir tinggi, air tetap berpotensi masuk dan merusak sistem kelistrikan kendaraan.Selain itu, pemilik kendaraan juga diimbau tidak melakukan modifikasi pada sistem kelistrikan, baik tegangan rendah atau tegangan tinggi. Modifikasi sembarangan bisa saja merusak komponen lain sekaligus menghilangkan garansi kendaraan.Ilustrasi perlintasan rel kereta api Foto: Dok. KAI Daop 4 SemarangSaat melintasi rel kereta api, pengemudi disarankan berhenti sejenak untuk memastikan kondisi aman. Pastikan palang pintu telah terbuka dan tidak ada kereta yang melintas. Mobil hybrid Toyota dengan transmisi otomatis diklaim tetap aman digunakan di perlintasan rel selama pengemudi menjaga kecepatan dan tidak panik.Ada anggapan mobil hybrid bisa mogok ketika hanya mengandalkan motor listrik saat melewati rel. Namun Toyota menegaskan selama kapasitas baterai aman, kendaraan tidak akan mati ketika berada di EV Mode. Apalagi baterai juga bisa diisi ulang langsung dari mesin bensin.Beberapa tips yang dibagikan Auto2000 antara lain, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, melaju perlahan, serta memperhatikan kondisi permukaan rel apakah licin, menurun, atau berlubang. Pengemudi juga diminta lebih hati-hati di perlintasan rel ganda karena intensitas kereta biasanya lebih tinggi.Jika mobil mengalami masalah di tengah rel, pengemudi diminta tetap tenang. Coba posisikan transmisi di mode parkir dan nyalakan ulang mesin. Namun bila kereta sudah mendekat, segera tinggalkan kendaraan demi keselamatan jiwa."Mobil hybrid Toyota dirancang agar dapat dikendarai dengan aman di berbagai medan jalan termasuk perlintasan kereta api. Namun, Anda harus tetap fokus dan waspada supaya dapat melaju dengan aman," ujar Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000.