Rangkaian Suryanation Motorland 2018 digelar di Palembang. Memodifikasi motor menjadi salah satu cara bagi para pecinta otomotif untuk mengekspresikan gaya dan meningkatkan performa kendaraan. Namun, ketika menyentuh bagian rangka motor, modifikasi bukan hanya soal estetika. Rangka adalah struktur utama kendaraan yang menentukan keseimbangan, kekuatan, dan kenyamanan motor saat digunakan. Oleh karena itu, perubahan pada bagian ini harus dilakukan dengan hati-hati dan memperhatikan beberapa hal penting agar tetap aman dan sesuai aturan. VIVA Otomotif: Rangka eSAF motor Honda 1. Tentukan Tujuan Modifikasi Secara JelasLangkah pertama sebelum memodifikasi rangka adalah memahami tujuan modifikasi. Apakah ingin memperbaiki posisi berkendara, menyesuaikan tampilan motor, atau meningkatkan performa di lintasan balap? Menentukan tujuan akan membantu memilih jenis modifikasi yang tepat dan aman. Tanpa tujuan yang jelas, perubahan pada rangka bisa menjadi sia-sia atau bahkan berisiko bagi pengendara. 2. Pahami Risiko dan Dampak pada Stabilitas Motor Rangka motor menentukan distribusi beban, keseimbangan, dan karakter berkendara. Mengubah geometri rangka tanpa perhitungan bisa mengurangi stabilitas dan meningkatkan risiko kecelakaan.Modifikasi yang dilakukan sembarangan dapat membuat motor lebih sulit dikendalikan, terutama saat menikung atau menghadapi kondisi jalan tidak rata.3. Konsultasi dengan Ahli atau Teknisi BerpengalamanUntuk memastikan modifikasi aman, sangat disarankan konsultasi dengan teknisi atau ahli rekayasa struktur kendaraan.Mereka dapat memberikan saran terkait kekuatan rangka, perubahan geometri, dan dampaknya terhadap kenyamanan serta performa. Tanpa pengalaman teknis, risiko rangka menjadi lemah dan membahayakan keselamatan meningkat. 4. Sesuaikan Modifikasi dengan Fungsi MotorSetiap motor memiliki fungsi berbeda. Motor harian membutuhkan rangka yang stabil dan nyaman, sedangkan motor balap memerlukan rangka yang lebih kaku untuk respons lebih cepat. Modifikasi yang tidak sesuai dengan fungsi motor dapat membuat pengendalian menjadi kurang optimal dan mengurangi kenyamanan berkendara. 5. Pahami Aturan dan Legalitas ModifikasiModifikasi rangka termasuk perubahan struktural yang signifikan. Di Indonesia, perubahan rangka tanpa uji tipe ulang dan registrasi bisa melanggar hukum dan membuat motor tidak laik jalan. Selain itu, nomor rangka (chassis number) yang hilang akibat modifikasi ilegal dapat menimbulkan masalah administratif serius.6. Utamakan Aspek KeselamatanKeselamatan adalah prioritas utama. Setiap modifikasi harus mempertahankan atau meningkatkan keamanan motor, termasuk stabilitas, kekuatan struktur, sistem kemudi, suspensi, dan kemampuan pengereman. Rangka yang aman memastikan pengendara tetap nyaman dan terlindungi di jalan.7. Pertimbangkan Budget dan PerawatanModifikasi rangka membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Selain biaya awal, perlu diperhitungkan perawatan tambahan dan pemeriksaan rutin untuk menjaga keamanan dan kenyamanan motor. Rangka yang dimodifikasi biasanya membutuhkan perhatian lebih dibandingkan rangka standar. Motocross Honda XR600 yang dimodifikasi menjadi motor klasik. IlustrasiModifikasi rangka motor merupakan langkah lanjutan dalam dunia customisasi. Karena rangka menentukan karakter dasar dan keselamatan kendaraan, perubahan harus direncanakan matang, dilakukan oleh ahli, dan sesuai aturan hukum.Dengan persiapan yang tepat, modifikasi rangka bisa membuat motor tampil lebih unik dan nyaman tanpa mengorbankan keamanan pengendara dan kelayakan jalan.