Perkembangan kendaraan ramah lingkungan global tidak hanya berpusat pada mobil listrik berbasis baterai (BEV). GAC Group, raksasa otomotif asal China, ikut mengembangkan lini penggerak berbahan bakar hidrogen. Salah satunya tecermin pada mobil konsep, GAC ERA Concept yang pertama kali diperkenalkan di Shanghai Auto Show 2023. Product Planning and Strategy GAC Indonesia, Iqbal Taufiqurrahman, menjelaskan bahwa fokus GAC pada teknologi hidrogen sudah berlangsung cukup lama dan terus diakselerasi mengikuti target pemerintah China. GAC ERA Concept “GAC memang sudah mengembangkan itu (hidrogen) kalau tidak salah sudah beberapa tahun yang lalu dikembangkan dan saat ini masih terus dikembangkan,” ujar Iqbal saat ditemui di Guangzhou, Rabu (22/4/2026). Langkah serius ini sejalan dengan target besar penggunaan kendaraan hidrogen di Negeri Tirai Bambu yang dipatok meningkat tajam tahun ini. “Di China sendiri beritanya tahun 2026 ini ditergetkan ada 100.000 kendaraan hidrogen, jadi kita di GAC juga ikut fokus ke situ, jadi tidak cuma ke EV atau hybrid tetapi ke hidrogen juga,” lanjutnya. Hidrogen Pabrik GAC Trumpchi di Guangzhou, China. Iqbal menjelaskan, di China, mobil hidrogen masuk ke dalam kategori New Energy Vehicle (NEV), yaitu jenis mobil dengan penggerak ramah lingkungan. Iqbal mengatakan, meskipun istilah mobil hidrogen mungkin terdengar serupa, namun mobil hidrogen punya dua metode berbeda. “Hidrogen masuk ke NEV (new energy vehicle), yaitu semua penggerak hybrid, kemudian BEV dan hidrogen,” katanya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang