Raksasa otomotif asal China, GAC Group, menegaskan ambisinya untuk tidak sekadar menjadi pemimpin pasar di negeri sendiri, melainkan menjadi pemain kunci di panggung otomotif global. Langkah ekspansi ini dilakukan melalui strategi matang yang berfokus pada konversi teknologi dan transisi energi. GAC memandang bahwa penguasaan teknologi mutakhir di sektor otomotif adalah kunci untuk membawa perusahaan melangkah lebih jauh. Mobil GAC AION di Beijing Autoshow 2026 Chairman of GAC Group, Feng Xingya, mengungkapkan bahwa langkah internasionalisasi perusahaan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan fundamental untuk keberlangsungan bisnis di masa depan. “Untuk GAC, globalisasi adalah alat yang akan menentukan sejauh mana kita bisa berjalan,” ujar Feng Xingya di Beijing Auto Show 2026, Jumat (24/4/2026) GAC tidak hanya ingin dikenal sebagai eksportir kendaraan, tetapi sebagai entitas global yang mampu bersaing secara kualitas dengan produsen legendaris dunia lainnya. Feng menekankan bahwa transisi ini merupakan bagian dari evolusi identitas perusahaan. “Ini bukan hanya langkah strategis dari perusahaan China kehebatan kelas dunia,tetapi juga agar mengembangkan GAC,” katanya. Lebih lanjut, GAC juga menetapkan peta jalan (roadmap) yang sangat spesifik. Ambisi besar tersebut dituangkan dalam target pencapaian pada akhir dekade ini, yang mencakup perluasan jaringan penjualan dan volume produksi secara masif di pasar internasional. Mobil GAC AION di Beijing Autoshow 2026 “Sehingga akhirnya, GAC telah menjadikan bisnis internasional sebuah prioritas strategis,memiliki tujuan yang lebih dari 120 negara, 2.000 poin perusahaan, dan 1.000.000 kendaraan pada tahun 2030,” tegas Feng. GAC juga berkomitmen pada nilai keberlanjutan. Di tengah isu perubahan iklim global, transisi energi menuju kendaraan ramah lingkungan menjadi pilar utama dalam pengembangan produk-produk terbaru mereka. GAC meyakini bahwa dengan menawarkan teknologi mobilitas yang cerdas dan bersih, mereka dapat memenangkan hati konsumen global yang kini semakin peduli terhadap lingkungan. “Kami percaya bahwa globalisasi bukan hanya menjadikan perusahaan maju, tetapi juga menjaga pasar dengan menciptakan green smart mobility untuk penggunaan di seluruh dunia,” kata Feng. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang